DPRD Jogja Soroti Warga Desil 6 yang Sulit Akses Bansos
DPRD Kota Jogja menyoroti warga desil 6 yang sulit mengakses bansos dan mendorong Pemkot Jogja mempertimbangkan kondisi ekonomi riil.
Warga Cokrodiningratan berfoto bersama setelah mengikuti sosialisasi penggunaan aplikasi Sibas di Kelurahan Cokrodiningratan, Oktober 2025. (Dok. Kelurahan Cokrodiningratan)
Harianjogja.com, JOGJA — Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Jogja mulai menerapkan inovasi digital dalam pengelolaan sampah melalui aplikasi Sistem Layanan Bank Sampah (Sibas). Aplikasi ini digunakan untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis rumah tangga agar lebih efisien, transparan, dan terdata dengan baik.
Lurah Cokrodiningratan, Adityo Bagus Baskoro, menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Sibas diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.
“Dengan aplikasi tersebut, kami berharap efisiensi pengelolaan data nasabah bank sampah dapat meningkat,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Menurut Adityo, perkembangan teknologi digital perlu dimanfaatkan untuk mendorong perubahan paradigma masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
“Melalui Sibas, kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa warga Cokrodiningratan selama ini telah aktif mengolah sampah organik maupun anorganik dengan berbagai metode. Kehadiran aplikasi Sibas diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang sudah berjalan dengan pendekatan digital.
Adityo menambahkan, digitalisasi bank sampah menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan administrasi lingkungan di era modern. Dengan inovasi ini, pelayanan bank sampah diharapkan menjadi lebih efektif dan berbasis data akurat.
Dalam pelatihan penggunaan aplikasi, warga diperkenalkan dengan berbagai fitur Sibas, seperti pencatatan penimbangan sampah berdasarkan jenis, penentuan harga sampah secara daring, hingga pembuatan laporan volume sampah yang terkumpul setiap bulan.
“Kegiatan berlangsung interaktif. Peserta berkesempatan mencoba langsung sistem digital yang telah dirancang oleh tim pengembang,” imbuhnya.
Ke depan, Adityo berharap para pengurus bank sampah di Kelurahan Cokrodiningratan dapat memanfaatkan aplikasi ini secara optimal sebagai media penyimpanan dan pelaporan data penimbangan sampah secara digital, sehingga prosesnya menjadi lebih aman, praktis, dan mudah digunakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja menyoroti warga desil 6 yang sulit mengakses bansos dan mendorong Pemkot Jogja mempertimbangkan kondisi ekonomi riil.
TKA SMA/SMK 2026 digelar empat hari mulai Oktober. Simak jadwal mata ujian, gelombang pelaksanaan, simulasi, dan gladi bersih
Kemnaker mencatat 43.805 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juli 2026. Jawa Barat tertinggi dengan 8.830 pekerja.
Bank Jateng secara resmi dinobatkan sebagai Yearly Excellent Performance Bank 2026 dalam ajang 31st Infobank Award 2026
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat melalui Sharp Hydro Heroes. Kali ini, program berbasis pertanian modern ter