OJK Tutup BPR Ceper Permata Artha Klaten, Nasabah Dijamin LPS
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Pantauan cuaca. /Antara Foto
Harianjogja.com, JOGJA--Pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY diprediksi semakin meningkat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan siklon tropis Blake yang muncul di sebelah barat Australia
berpotensi menimbulkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Saat ini memang muncul siklon tropis di sebelah barat Australia dengan koordinat 20,7 Lintang Selatan dan 119,7 Bujur Timur dengan arah gerak ke
barat daya," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Etik Setyaningrum di Yogyakarta, Rabu (8/1/2020).
Keberadaan siklon tropis itu, kata dia, menyebabkan terbentuknya konvergensi (pertemuan angin) dan belokan angin di Pulau Jawa. Akibatnya
pertumbuhan awan-awan hujan termasuk di Wilayah Yogyakarta menjadi meningkat.
Meski demikian, siklon itu tidak terlalu memengaruhi gelombang laut di selatan Pulau Jawa. "Yang ada pengaruhnya tinggi gelombang di selatan
Nusa Tenggara Barat (NTB) dan NTT," kata dia.
Ia memastikan dampak dari siklon tropis itu berbeda dengan saat kemunculan siklon Cempaka yang memicu cuaca esktrem di DIY pada 2017. "Letak
siklon Blake berada jauh wilayah perairan selatan DIY sehingga dampaknya tidak sampai ekstrem seperti Cempaka," kata Etik.
Terlepas dari pengaruh siklon tropis itu, menurut dia, wilayah DIY diperkirakan memiliki curah hujan tinggi dengan rata-rata di atas 100 milimeter (mm)
per dasarian, khususnya pada dasarian 2 hingga 3 pada Januari 2020.
Hal itu dipengaruhi antara lain dipengaruhi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah yang aktif di wilayah Indonesia.
"Kondisi ini akan berlanjut hingga Februari 2020 mengingat puncak musim hujan di DIY akan jatuh pada periode ini," kata dia.
Ia mengimbau masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan,
angin kencang, pohon tumbang, serta jalan yang licin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Tiket Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 tembus Rp105 juta akibat sistem dynamic pricing FIFA.
Sony akan menghapus 551 film dari PlayStation Store mulai 1 September 2026 karena lisensi StudioCanal berakhir.
Aljazair vs Austria 3-3 di Piala Dunia 2026 membuat Iran tersingkir meski laga penuh drama enam gol.
Argentina menang 3-1 atas Yordania di Piala Dunia 2026. Messi cetak rekor dan La Albiceleste juara Grup J sempurna.
Harga pangan 28 Juni 2026 fluktuatif. Cabai rawit Rp69 ribu/kg, bawang dan daging masih tinggi menurut data PIHPS BI.