Penerbangan Mayoritas Bakal Pindah ke YIA, Lantai 3 Jadi Terminal Keberangkatan

Petugas kebersihan membersihkan ruang tunggu Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, Rabu (02/05/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
22 Januari 2020 07:57 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Perkembangan pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA) sudah mencapai 92%. Pada 20 Februari 2020 dijadwalkan untuk pemindahan keberangkatan ke lantai tiga.

General Manager (GM) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta sekaligus PJS GM YIA Agus Pandu Purnama menjelaskan pada Selasa (21/1/2020) pihaknya menggelar rapat monitoring progres pembangunan. "Pembangunan kan sudah 92 persen. Ada pemindahan dari lantai bawah ke lanta tiga pada 20 Februari nanti karena lantai tiga sudah jadi dan bisa dipakai," kata dia, Selasa (21/1/2020) malam.

Ia mengatakan pada lantai tiga akan ada 32 konter check in di lantai tiga. "Yang dipakai island yang tengah, ada 32 check in counter dari total semua nanti 96. Ini untuk dipakai maskapai sekarang yang sudah ada. Yang sudah dipakai sekarang tetapi pindah ke atas. Penumpang pindah ke atas," kata dia.

Pemindahan ke lantai tiga juga didukung dengan rampungnya pembangunan fly over dan sudah siap digunakan. Selain itu baggage handling system pun sudah bisa dipakai. "Di atas itu untuk keberangkatan. Drop off penumpang di lantai atas. Yang ada kawung-kawungnya yang di atasnya pakai balon-balon sudah selesai dibuat," kata dia.

Pandu menjelaskan lantai dua atau mezzanine digunakan untuk kedatangan dan bisa tersambung dengan gedung parkir tiga lantai. "Lantai bawah untuk kedatangan. Baggage-nya diambil di lantai dua dan nanti bisa turun ke lantai bawah untuk penjemputan," kata dia.

Untuk luasan, ia menjelaskan semua bagian akan dipergunakan kecuali bagian untuk penerbangan internasional. "Yang hari ini masih dipakai di sebelah timur blok internasional. Ada dua fixed brigde. Nanti itu yang dipakai domestik yanf nomer tiga, empat, dan lima. Satu dan dua untuk internasional dan masih dalam penyempurnaan agar pada 29 Maret nanti bisa dipakai," kata dia.

Ia menyebutkan selain soal pemindahan, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai persiapan tenant yang sudah selesai diseleksi. Tenant ini juga akan beroperasi pada 20 Februari.

"Kemudian, hydrant untuk Pertamina supaya bisa langsung ke pesawat sudah progres. KA bandara juga progres pembangunan. Pembangunan sudah dimulai untuk KA bandara yang menyambung ke Kedundang. Yang lainnya kita lagi ngebut untuk tanggal 20 Februari ini bagian atas itu sudah bisa dilalui oleh penimpang," kata dia.

Sementara untuk jumlah penerbangan dan maskapai asing, Pandu mengungkapkan belum ada perubahan. Ia pernah mengatakan berdasarkan hasil Konferensi Slot Time Penerbangan Periode Summer 2020 di Cirebon pada 9-13 Desember 2019, diputuskan pada 29 Maret 2020 akan dilaksanakan pemindahan penerbangan sebanyak 75 penerbangan atau 150 pergerakan pesawat rute domestik.

"Selain itu ada delapan pergerakan rute internasional dari Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta ke YIA. Ke depannya, YIA akan beroperasi selama 24 jam setiap hari, dari yang sebelumnya hanya beroperasi selama 12 jam setiap hari," kata dia.

Sementara, Bandara Adisutjipto akan beroperasi selama 12 jam (06.00-18.00 WIB) dan hanya melayani 16 pergerakan pesawat propeller dan general aviation. Ia menjelaskan terminal yang akan digunakan untuk keberangkatan di Bandara International Adisutjipto adalah Terminal B.

"Sementara, Terminal A akan digunakan untuk area kedatangan penumpang," jelas dia.

Pandu menyebutkan saat ini, sudah terdapat delapan maskapai yang mengajukan slot sebanyak 96 penerbangan di YIA. Maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Citilink, Indonesia AirAsia, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Express Air. Sementara, untuk penerbangan internasional, rute, dan maskapai existing di Bandara Internasional Adisutjipto juga akan beroperasi di YIA pada akhir Maret mendatang.