Pemerintah Dahulukan Tol Jogja-Kulonprogo daripada Jogja-Bawen demi Kepentingan Bandara Baru

Ilustrasi jalan tol - JIBI/Bisnis Indonesia/M. Ferri Setiawan
02 Februari 2020 20:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah masih menyosialisasikan pembangunan Tol Jogja-Solo yang memakan sekitar 3.000 bidang lahan kepada warga yang tergusur proyek ini. Setelah sosialisasi ini rampung, pemerintah akan mendahulukan sosialisasi Tol Jogja-Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) ketimbang Tol Jogja-Bawen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo Totok Wijayanto mengatakan sosialisadi Tol Jogja-Solo akan dilanjutkan pada Kamis (5/2/2020) pekan ini. Rincian jadwalnya masih disiapkan Pemda DIY. Sosialisasi Tol Jogja-Solo sudah mencapai sekitar 1.500 bidang atau hampir 50%.

 “Setelah Jogja-Solo selesai, gesernya nanti ke [Jogja] YIA, Jogja-Kulonprogo, ke sana dulu, dekat bandara dulu,” katanya kepada Harian Jogja, Minggu (2/2/2020).

Satker menargetkan sosialisasi Jogja-Solo rampung pada pekan ketiga Februari 2019, sesuai dengan perencanaan awal.  “Jogja - Solo target peKan kedua atau pekan ketiga Februari ini selesai sosialisasinya,” katanya.

Pihaknya harus memprioritaskan sosialisasi tol menuju Bandara Kulonprogo ketimbang Jogja-Bawen karena akses ke YIA harus segera dikerjakan seiring beroperasinya bandara tersebut.

“Kecepatan akses ke bandara kan lebih diutamakan. Kalau bandara tidak terkoneksi malah macet, tidak berfungsi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, sosialisasi kepada masyarakat di sepanjang Ring Road Utara segera diberikan. Revisi desain di kawasan Monjali dari melayang menjadi at grade kemungkinan akan segera turun dalam waktu dekat ini. Sebelum disosialisasikan kepada masyarakat, revisi desain akan diserahkan kepada Gubernur DIY terlebih dahulu.

“Yang jelas di revisi desain itu nantinya akan sesuai dengan masukan di Bapak Gubernur [Sri Sultan HB X],” ucapnya.