Tol Jogja-Solo dari Prambanan Sampai Kalasan Tidak Melayang, Terowongan Dibangun untuk Hubungkan Tiap Dusun

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
13 Januari 2020 20:07 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Tol Jogja-Solo yang melewati Sleman tidak akan sepenuhnya dibangun melayang (elevated). Tol dari Tamanmartani, Kalasan, hingga Bokoharjo, Prambanan, dibangun mendatar di tanah (at grade). Agar jalan penghubung antardusun tidak putus, akan dibangun sejenis terowongan (box culvert) di sejumlah titik.

 “Yang elevated hanya dari simpang susun ke Ring Road. Dibangun di atas Selokan Mataram dan di atas Ring Road,” kata Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo Galih Alfandi saat sosialisasi jalan tol di Balai Desa Purwomartani, Kalasan, Senin (13/1/2020).

Secara teknis jalan bebas hambatan dari Tamanmartani melalui Selomartani, Purwomartani, hingga Tirtomartani Kalasan, dibangun at grade. Pada titik-titik tertentu akan dibangun box culvert (sejenis terowongan) di bawah jalan tol yang berfungsi sebagai jalan untuk warga.

Jalan tol kemudian naik menuju simpang susun di daerah Purwomartani. Satu simpang menuju Selokan Mataram, simpang lainnya menyambung ke Tirtomartani di barat Rumah Sakit Pantirini. Di lokasi ini dibangun exit toll sebagai akses jalan nasional Jogja-Solo.

“Di atas jalan Nasional akan dibangun jembatan tol yang menghubungkan Tirtomartani-Bokoharjo. Jalan tol kembali dibangun at grade hingga exit toll di persimpangan tiga Bokohajo. Nanti juga ada beberapa box culvert di Bokoharjo,” kata dia.

Pada simpang susun (junction) di Purwomartani, lanjutnya, pembangunan tol di atas selokan Mataram dibuat elevated. Tol dibangun di atas selokan Mataram, menuju sebelah Utara Lottemart. Sebelum menuju Ring Road di bangun on-off untuk akses jalan sekitar. Di atas Ring Road, tol dibangun elevated ke arah barat, dilengkapi on-off UPN Veteran.

"Jalan tol dibangun di atas Underpass Kentungan menuju simpang empat Monjali. Sebelum simpang empat Monjali, jalan tol dari elevated mulai at grade," paparnya.

“Pembahasan jalan tol perubahan desain untuk persimpangan Monjali belum selesai dibahas. Kami belum mendapatkan desain terbarunya. Kemungkinan nanti saat sosialisasi di Sariharjo, Ngaglik.”