Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Bupati Bantul Suharsono (tengah) memberikan piagam penghargaan kepada pimpinan OPD yang mendapat nilai terbaik dalam kinerja 2019./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak lima dari 19 indikator kinerja utama Bupati Bantul Suharsono pada 2019 lalu belum mencapai target.
Kelima indikator kinerja yang belum tercapai tersebut masing-masing adalah penurunan angka kemiskinan yang belum maksimal; angka harapan lama sekolah, ketimpangan ekonomi; pertumbuhan produksi tanaman pangan; serta kriminalitas yang masih terjadi di Bantul.
Asisten Sekretaris Daerah Bantul Bidang Sumber Daya dan Kesejahteraan Rakyat Pulung Haryadi mengatakan meski tidak tercapai tetapi posisinya masih hijau dan masih tinggi dengan nilai yang masih di atas 80%.
Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul itu tidak menyebut angka capaian indikator kinerja tersebut, tetapi dia meminta semua organisasi perangkat daerah untuk terus menggenjotnya indikator capaian kinerja di tahun ini. "Nilai indikatornya masih tinggi, tetapi memang tidak sesuai target," kata dia dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan IV/2019 di Parasamya, kompleks Kantor Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (12/2/2020).
Meski begitu, terkait dengan kinerja fisik, Pulung mengklaim hampir mencapai 100%, bahkan dari aspek keuangan, Pemkab berhasil memghemat sebesar 17% dengan adanya efisiensi di beberapa program dan kegiatan. Di antaranya adalah pengurangan perjalanan dinas, pengurangan binbingan teknis dari lima hari menjadi tiga hari, pembayaran honor aparatur sipil negara (ASN) yang tidak dibayarkan karena ASN sudah memperoleh tunjangan kinerja, serta pengembalian dana gagal lelang.
Khusus untuk gagal lelang yang jumlahnya mencapai 14 paket yang nilainya mencapai Rp16 miliar. Sementara 210 paket pekerjaan lainnya dapat terselesaikan. "Tapi secara umum sudah tercapai," kata Pulung.
Bahkan serapan anggaran selama 2019, Bantul salah satu kabupaten terbaik di DIY dan sistem akuntabilitas juga meraih predikat A.
Bupati Bantul Suharsono meminta komitmen semua pimpiman OPD untuk bekerja keras, serius, ikhlas, dan profesional dalam meningkatkan capaian kinerja untuk mewujudkan Bantul sehat, cerdas, dan sejahtera.
Menurut dia evaluasi, kendala dan hambatan yang terjadi tahun lalu harus menjadi pembelajaran untuk meningkatkan capaian kinerja di tahun ini. "Saya minta kepada para kepala OPD untuk memerintahkan pejabat teknis agar lebih cermat dalam melaksanakan kegiatan agar tepat waktu, tepat mutu, tepat administrasi, tepat sasaran, dan tepat manfaat," ujar Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
KemenHAM meminta penembakan tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya diusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Pertamina menyiapkan investasi Rp19,8 triliun untuk Green Bio-Refinery Cilacap yang ditargetkan masuk EPC 2027 dan beroperasi 2029.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG dalam pemutakhiran data. Mayoritas merupakan sekolah swasta dan mandiri.
Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menghadirkan Ambarrukmo Atisomya – Patehan, The Royal High Tea Ceremony, dalam rangkaian acara menuju ulang tahunnya ke-15
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan di sejumlah wilayah barat Indonesia pada Jumat, termasuk prakiraan cuaca DIY.