Tinggal Tunggu Rekomendasi Megawati, PDIP Sepakat Usung Halim-Joko di Pilkada Bantul

Abdul Halim Muslih. - Harian Jogja/David Kurniawan
18 Februari 2020 18:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul yang akan diusung kolisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah mengerucut pada Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo. Bahkan keduanya sudah menandatangani komitmen bersama di DPP PDIP.

Keduanya tinggal menunggu rekomendasi yang rencananya akan keluar pekan ini. Abdul Halim Muslih mengatakan ia dan Joko Purnomo sudah diundang ke DPP PDIP pada Minggu (16/2/2020) siang lalu. Selain dari Bantul, kata dia, ada sejumlah bakal calon kepala daerah dari beberapa daerah yang diundang ke kantor DPP PDIP di Jakarta.

Semua yang diundang tersebut diminta menanda tangani komitmen. Komitmen itu berisi tiga hal, yakni keharusan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah berpihak pada kepentingan rakyat, menjaga keutuhan NKRI, dan membangun harmoni antarseluruh lapisan masyarakat.

"DPP ingin mendengarkan Komitmen terhadap tiga hal tersebut, dan itu sudah saya tandatangani," kata Halim, saat ditemui di ruang kerjanya di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Selasa (18/2/2020). "Tidak ada komitmen lainnya seperti mahar politik itu tidak ada," kata dia.

Halim mengatakan pemanggilan itu karena sudah ada kesepakatan antara PKB dan PDIP tingkat kabupaten dan profinsi dalam mengusung paket bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul. Sementara soal rekomendasinya, Halim belum bisa memastikan karena itu menjadi kewenangan PDIP dan Megawati Soekarnoputri selaku ketua umumnya.

Namun berdasarkan keterangam dari Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto, imbuh Halim, rekomendasi tinggal menunggu tandatangan Megawati Soekarnoputri dan dimungkinkan rekomendasi akan keluar dalam pekan ini, karena masih ada yang perlu diverifikasi dan divalidasi.

Halim juga memastikan dari Bantul hanya dirinya dan Joko Purnomo yang dipanggil DPP PDIP dan menanda tangani komitmen dan penandatanganan formulir bakal calon, "Dengan posisinya saya sebagai calon bupati dan pak Joko Purnomo sebagai calon wakil bupati," tegas Halim.

Wakil Bupati Bantul ini juga memastikan rekomendasi dari DPP PKB diturunkan padanya dan Joko Purnomo. Setelah rekomendasi PDIP keluar, nantinya DPP PKB, kata dia, juga akan memanggil Joko Purnomo.