Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL—Hingga sepekan jelang batas akhir pengumpulan dukungan bakal calon independen untuk Pilkada Bantul 2020, baru ada satu pasangan yang intens berkonsultasi dengan KPU Bantul. Pasangan itu adalah mantan calon DPD RI Hendri Hendradi dan pengusaha Budi Suprayogi.
Komisioner KPU Bantul, Joko Santoso mengakui KPU Bantul telah menyerahkan kata kunci untuk sistem informasi pencalonan (silon) kepada pasangan tersebut. “Sejauh ini yang serius baru mereka. Tetapi tidak tahu dalam perkembangannya nanti,” kata Joko seusai memberikan penjelasan teknis penyerahan persyaratan kepada perwakilan bakal calon perseorangan di Kantor KPU Bantul, Jumat (14/2/2020)
Joko mengatakan pasangan bakal calon independen harus menyerahkan dukungan sebanyak 53.026 orang yang dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) atau surat keterangan sedang melakukan perekaman KTP-el dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Selain itu sebaran dukungan minimal 50% dari luas wilayah atau sembilan kecamatan dari total 17 kecamatan.
Perwakilan Tim Sukses Pasangan Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi, Herjunadi Kurniawan mengaku optimistis syarat dukungan dapat terpenuhi, bahkan pihaknya sudah siap menyerahkan ke KPU. Dia mengklaim dukungan paslon Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi sudah terkumpul lebih dari 65.000 orang yang tersebar di hampir semua kecamatan. “Sudah kami lalui sejauh ini dan sudah sesuai rencana. Semoga lancar untuk menyerahkan dukungan pada 21 Februari, pukul 09.00 WIB,” kata Herjunadi.
Dukungan tersebut harus terkumpul pada 19-23 Februari mendatang. Dia juga mengklaim sudah memiliki tim sukses di tiap desa, bahkan saat ini tengah membentuk koordinator di masing-masing dusun. “Setelah tanggal itu[21 Februari] tidak akan diterima penyerahan syarat dukungan. Kekurangan syarat dukungan pun ditolak,” ujar Joko.
Sejauh ini pihaknya terus berupaya mengenalkan paslon independen tersebut ke masyarakat langsung secara door to door tanpa melalui media massa maupun baliho seperti bakal calon lainnya yang sudah bermunculan.
Pasangan Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi yang berlatar belakang pengusaha jasa konstruksi dan pengusaha jasa otomatisasi itu maju bukan keinginan pribadi keduanya, tetapi karena dukungan masyarakat dari bawah.
Pihaknya ingin membuktikan bahwa warga biasa yang tidak memiliki partai dapat mendorong pasangan calon untuk memimpin Bantul, meski sejauh ini belum ada sejarahnya pasangan dari jalur independen bisa menang di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Isu Ducati dijual Volkswagen kembali muncul di tengah restrukturisasi. Nilai Ducati diperkirakan Rp23,75 triliun. CEO Audi sebut belum ada keputusan. Simak sele
Prabowo mendorong kesiapsiagaan bencana karena Indonesia berada di Ring of Fire dan meminta anggaran mitigasi ditambah signifikan.
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.
Digitalisasi bansos telah menjangkau 258 daerah di 38 provinsi dengan lebih dari 4,2 juta keluarga terdaftar hingga 1 September 2026.
BTS mengakhiri tur Amerika Utara ARIRANG dengan 1,92 juta penonton dan mencetak rekor baru di SoFi Stadium.