Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL—Hingga sepekan jelang batas akhir pengumpulan dukungan bakal calon independen untuk Pilkada Bantul 2020, baru ada satu pasangan yang intens berkonsultasi dengan KPU Bantul. Pasangan itu adalah mantan calon DPD RI Hendri Hendradi dan pengusaha Budi Suprayogi.
Komisioner KPU Bantul, Joko Santoso mengakui KPU Bantul telah menyerahkan kata kunci untuk sistem informasi pencalonan (silon) kepada pasangan tersebut. “Sejauh ini yang serius baru mereka. Tetapi tidak tahu dalam perkembangannya nanti,” kata Joko seusai memberikan penjelasan teknis penyerahan persyaratan kepada perwakilan bakal calon perseorangan di Kantor KPU Bantul, Jumat (14/2/2020)
Joko mengatakan pasangan bakal calon independen harus menyerahkan dukungan sebanyak 53.026 orang yang dibuktikan dengan fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) atau surat keterangan sedang melakukan perekaman KTP-el dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Selain itu sebaran dukungan minimal 50% dari luas wilayah atau sembilan kecamatan dari total 17 kecamatan.
Perwakilan Tim Sukses Pasangan Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi, Herjunadi Kurniawan mengaku optimistis syarat dukungan dapat terpenuhi, bahkan pihaknya sudah siap menyerahkan ke KPU. Dia mengklaim dukungan paslon Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi sudah terkumpul lebih dari 65.000 orang yang tersebar di hampir semua kecamatan. “Sudah kami lalui sejauh ini dan sudah sesuai rencana. Semoga lancar untuk menyerahkan dukungan pada 21 Februari, pukul 09.00 WIB,” kata Herjunadi.
Dukungan tersebut harus terkumpul pada 19-23 Februari mendatang. Dia juga mengklaim sudah memiliki tim sukses di tiap desa, bahkan saat ini tengah membentuk koordinator di masing-masing dusun. “Setelah tanggal itu[21 Februari] tidak akan diterima penyerahan syarat dukungan. Kekurangan syarat dukungan pun ditolak,” ujar Joko.
Sejauh ini pihaknya terus berupaya mengenalkan paslon independen tersebut ke masyarakat langsung secara door to door tanpa melalui media massa maupun baliho seperti bakal calon lainnya yang sudah bermunculan.
Pasangan Hendri Hendradi dan Budi Suprayogi yang berlatar belakang pengusaha jasa konstruksi dan pengusaha jasa otomatisasi itu maju bukan keinginan pribadi keduanya, tetapi karena dukungan masyarakat dari bawah.
Pihaknya ingin membuktikan bahwa warga biasa yang tidak memiliki partai dapat mendorong pasangan calon untuk memimpin Bantul, meski sejauh ini belum ada sejarahnya pasangan dari jalur independen bisa menang di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Prabowo mengungkap ada pihak yang menolak B50 karena dinilai ingin Indonesia tetap impor BBM. B50 disebut hemat devisa hingga Rp170 triliun.
Kelurahan Demangan menggelar sarasehan parenting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah kenakalan remaja serta penyalahgunaan narkoba.
Komisi III DPR mendesak aparat memburu seluruh aset dan aliran dana Eks Jampidsus FA serta mendukung pembentukan panja pengawasan kasus.
Penghentian jaringan 2G dinilai berpotensi dipercepat usai lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, namun migrasi jutaan pengguna masih jadi tantangan.
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi SPMB SD-SMP setelah banyak SDN dan SMPN kekurangan murid. Disdikpora menyiapkan regrouping sekolah.