Jip Merapi Terbalik, Enam Orang Terluka

Kendaraan jip Merapi yang mengalami kecelakaan di Jalan Bebeng-Kaliadem Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Rabu (19/2/2020).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo\\n
19 Februari 2020 18:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Satu buah mobil jip yang tergabung dalam Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) terlibat insiden kecelakaan tunggal di Jalan Bebeng-Kaliadem Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Rabu (19/2/2020).

Jip Merapi tersebut diduga mengalami rem blong. Korban dari jip nahas berjumlah satu pengemudi dan lima orang pelajar asal Jawa Barat yang sedang menikmati liburan di lereng Merapi.

Kasat Lantas Polsek Pakem Iptu Suharno mengatakan kejadian laka tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Adapun, untuk jenis kendaraan jip sendiri dengan merek Toyota Land Cruiser Jenia Hardtop.

Adapun, untuk identitas supir jip Merapi tersebut atas nama Yudi Nugroho, 24, warga Candirejo, Semin, Gunungkidul. Yudi sendiri luka di kaki kanan dan dilakukan rawat jalan di Rumah Sakit Panti Nugroho.

Kelima korban yakni Ahmad Ismail, 16, seorang pelajar dengan alamat Depok Jaya, Depok, Jawa Barat. Alif Afzal, 16, warga Pancoran Mas, Depok, Jabar. Muhammad Rafid, 16, warga Beji, Depok, Jabar. Bagus Eka,15, warga Cipayung, Depok, Jabar. Terakhir, Ariqoh Maulana, 17, warga Bojong Gede, Ragajaya, Jabar.

"Korban dilarikan ke RS Panti Nugroho, satu korban dirujuk ke RS Panti Rapih atas nama Alif Afzal karena mengalami memar di kepala, diduga pengemudi kurang piawai saat mengetahui rem blong di mobilnya terjadi," ujar Suharno, Rabu (19/2/2020).

Lebih lanjut, kronologi kejadian laka jip Merapi tersebut bermula saat mobil dengan nomor polisi B-2961-CF datang dari arah utara atau Kaliadem menuju selatan atau Pakem dengan kecepatan tinggi.

Kemudian, menjelang di tempat kejadian perkara (TKP) sopir merasa jika rem mobilnya blong dan sulit mengendalikan stir. Lantas, pengemudi membanting stir ke arah kanan dan akhirnya berhenti setelah mobil masuk diluar jalan beraspal.

"Mobil sempat terjun ke pekarangan rumah warga dan terbalik dengan bumpernya terlebih dahulu menabrak tanah. Jarak aspal hingga ke posisi mobil terbalik kira-kira 10 meter. Kemudian mobil terhenti masyarakat langsung menuju ke tempat kejadian perkara dibantu jajaran AJWLM untuk memberikan pertolongan," terangnya.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Rabu (19/2/2020) siang, pada saat terjadinya insiden kecelakaan, Dishub, Polsek Pakem, Koramil, Polisi Militer, dan pihak AJWLM kebetulan sedang melakukan inspeksi terhadap kendaraan jip wisata Merapi. Pemeriksaan dilakukan secara periodik guna mengantisipasi insiden wisata jip Merapi.

Seketika ketika mendengar informasi mengenai kecelakaan tersebut, jajaran Dishub dan instansi lain yang sedang melakukan pemeriksaan kendaraan langsung menuju ke tempat kejadian perkara termasuk Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Wilayah Timur, Bambang Sugeng.