Siswa SMPN 1 Turi Diberi Trauma Healing

nPersonel SAR, PMI dan warga Tridadi, menyisir Sungai Sempor di Bendung Drono, Tridadi, Sleman, Jumat (21/2/2019) malam. - Ist/Johan Enry
22 Februari 2020 17:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pascainsiden susur Kali Sempor yang menyebabkan sejumlah siswa meninggal dunia, para siswa SMPN 1 Turi akan diberikan trauma healing. Hal itu diberikan untuk menghilangkan rasa trauma yang dirasakan oleh siswa.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Arif Haryono mengatakan hari ini seluruh siswa diminta untuk melakukan pembelajaran di rumahnya masing-masing. "Mulai hari Senin proses pembelajaran sebagaimana biasanya dilakukan di sekolah. Siswa akan mendapatkan trauma healing bersama-sama di sekolah," katanya, Jumat (22/2/2020).

Dijelaskan Arif, sebagaimana kebijakan Bupati Sleman Sri Purnomo pasca insiden tersebut Dinas akan mengevaluasi seluruh kegiatan kesiswaan. Selama proses evaluasi dilakukan, tidak ada kegiatan esktrakulikuler di luar sekolah. "Sambil evaluasi, kegiatan kesiswaan di luar sekolah ditunda," katanya.

Evaluasi akan melibatkan seluruh sekolah. Bupati, katanya, sudah memberikan pembinaan dan arahan kepada seluruh kepala sekolah dan pengawas sekolah agar mengambil langkah-langkah antisipatif. "Pembinaan dan arahan telah dilakukan oleh Bupati tadi pagi. Kami akan menyusun kebijakan baru paling tidak satu minggu, terkait kegiatan kesiswaan di luar sekolah," katanya.