Penggeledahan Ponpes oleh Polda Jateng, PBNU Minta Warga Sukoharjo Menahan Diri
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
\nPersonel SAR, PMI dan warga Tridadi, menyisir Sungai Sempor di Bendung Drono, Tridadi, Sleman, Jumat (21/2/2019) malam. /Ist-Johan Enry
Harianjogja.com, SLEMAN - Pascatragedi siswa SMPN 1 Turi Sleman hanyut di Sungai Sempor, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman kedatangan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sekjen Kemdikbu) RI Ainun Na\'im. Ia datang dalam kegiatan pembekalan bagi para kepala sekolah se-Kabupaten Sleman di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman, Sabtu (22/2/2020).
Dalam kunjungan sebagai bentuk respons atas bencana laka susur sungai Sempor yang dialami siswa/i SMP N 1 Turi itu, ia menyampaikan bela sungkawa sekaligus mengajak seluruh kepala sekolah untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan anak didik dalam setiap kegiatan.
"Tidak hanya Sleman, tetapi Indonesia. Kita hidup di daerah rawan dengan fenomena alam. Air deras di aliran sungai, angin, dan Gunung Merapi harus diwaspadai, termasuk mewaspadai pohon tinggi yang dikelola agar tidak akan membahayakan siswa," kata dia, dalam forum tersebut.
Ia menegaskan, pengawasan harus lebih ditingkatkan, utamanya lagi bagi siswa jenjang PAUD. Pasalnya, anak-anak bisa ke sana kemari dan hilang dari penglihatan pengawas.
Menurut dia, ada pelajaran penting yang ditemukan oleh pihak Kemdikbud dengan adanya kejadian ini, yaitu, mereka berencana menyusun semacam kebijakan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, khususnya kepsek dan guru tentang keselamatan bagi siswa.
"Dan juga waspada terhadap fenomena dan peristiwa alam, sehingga bisa mengenal dan menyesuaikan, jika ada kegiatan. Jadi keselamatan siswa terjamin," tuturnya.
Ia menambahkan, pelajaran itu juga berlaku bagi semua sekolah di seluruh Indonesia. Di sekolah juga harus ada tanda-tanda pentingnya keselamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
DPUPKP Sleman membagi tim pemeliharaan drainase di wilayah barat dan timur untuk menjaga saluran tetap berfungsi selama musim hujan.
Telkom membukukan pendapatan Rp113,5 triliun hingga September 2026, tumbuh 3,5% secara tahunan, didukung pertumbuhan bisnis data dan infrastruktur digital.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.