Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Ilustrasi petir/Ist-The Independent
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta warga untuk waspada dengan potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.
BMKG memperkirakan cuaca ekstrem itu bakal terjadi hari ini, Jumat (28/2/2020) di Kulonprogo utara, Sleman barat, Kota Jogja dan Bantul Barat.
Adapun rinciannya, pada pagi hari ini, lima wilayah di DIY meliputi Jogja, Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo diprediksi berawan tebal. Khusus Gunungkidul berawan biasa.
Pada siang hari, hujan dengan intensitas sedang diprediksi terjadi Jogja dan Sleman. Di Bantul dan Kulonprogo diprediksi berawan tebal, tetapi di Gunungkidul cerah berawan.
Pada malam hari hanya Gunungkidul yang diperkirakan berawan tebal. Adapun empat daerah lainnya diprediksi hujan ringan.
Pada Sabtu dini hari, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan hujan ringan, sedangkan Jogja dan Sleman diprediksi berawan tebal.
Suhu udara diperkirakan bervariasi dengan kisaran 24-32 derajat celcius dan kelembaban berkisar 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan diprediksi 1,5 hingga 2,5 meter. Angin bertiup dari barat ke timur dengan kecepatan sekitar 15 knots.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.