Tak Hanya Menikahkan Pasangan, KUA Juga Diminta Berinovasi

ilustrasi. - Bisnis Indonesia
28 Februari 2020 06:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Kementrian Agama Kulonprogo mengimbau seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Bumi Menoreh untuk bisa melahirkan program inovatif. Imbauan itu disampaikan Kepala Kemenag Kulonprogo Ahmad Fauzi, usai melantik Kepala KUA, Kepala Urusan Tata Usaha Madrasah, dan Pengawas Pendidikan Agama Kristen di Aula Menoreh kantor setempat, Rabu (26/2/2020).

Ahmad mengatakan program inovasi bikinan KUA di era sekarang sangat dibutuhkan guna menunjang pelayanan kepada masyarakat. Salah satu yang sudah terwujud yakni kehadiran program Integrasi Data Pernikahan, Kependudukan Suami dan Isteri (Sidanik Duduk Manis) dan Tebar Ikan Peduli dan Fauna (Bariklana) yang diinisiasi oleh KUA Kalibawang.

Program Sidanik Duduk Manis, memungkinkan pasangan yang sudah melakukan akad nikah dapat langsung mendapatkan sembilan dokumen, meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami dan isteri yang sudah berubah status, Kartu Keluarga (KK) yang terdiri dari KK keluarga suami, KK keluarga isteri, KK baru suami isteri, buku nikah suami isteri, kartu nikah dan dokumen Pakta Kesalingan pada hari pernikahan. Program tersebut bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kulonprogo.

Sementara program Bariklana mewajibkan pasangan yang sudah menunaikan akad nikah harus menebar benih ikan di perairan setempat. "Program-program bermanfaat seperti itu harus digencarkan," ujar Fauzi.

Namun demikian, lanjutnya Fauzi, dalam berinovasi, KUA tetap harus mencermati aturan yang ada. Jangan sampai inovasi menyimpang dari aturan yang berlaku.

Fauzi juga menekankan, agar kegiatan KUA bisa langsung dipublikasikan melalui media massa. Pengurus KUA diharapkan bisa menjalin kerjasama yang baik dengan para awak media.

Adapun dalam kegiatan ini, Fauzi melantik sembilan kepala KUA. Masing-masing yaitu Fariq Nur Rokhim (Pengasih), Marjuki, (Nanggulan), Sugianto (Kokap), Mulyono (Panjatan), Satibi (Samigaluh), Muhammad Sururudin (Sentolo), Marqum Muh Zumarodin (Girimulyo), Ahmad Wardani (Temon) dan Basyid Rustami (Lendah).

Selain itu juga melantik Sugeng Riyanto sebagai Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 1, Surandi menjadi Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Kulonprogo dan Tri Utami, sebagai Pengawas Pendidikan Agama Kristen.