Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN-- Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan Pemkab Sleman akan mendorong pembangunan ekonomi di Sleman bagian Timur dengan keberadaan exit tol di Prambanan.
Tidak hanya di wilayah Timur, wilayah Sleman Barat juga akan dibangun pusat perekonomian merespon pembangunan jalan tol ini.
"Yang penting saat ini bagaimana Pemkab mampu mengendalikan tata ruang. Kami prediksi pembangunan jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya, Jumat (6/3/2020).
Sebelumnya dia mengatakan jika di wilayah Sleman Timur akan dibangun kawasan strategis cepat tumbuh (KSCT) salah satunya KSCT Purdowo. KSCT Purdowo merupakan kepanjangan dari tiga desa yang akan dikembangkan. Meliputi Purwomartani, Wedomartani dan Maguwoharjo.
"Untuk sisi Barat juga ada KSCT. Cuma belum bisa saya sampaikan. Nanti pada saatnya akan kami sampaikan. Termasuk nanti KSCT di sekitar Bokoharjo. Kami berharap Bupati Sleman antisipasi pengendalian tata ruang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.