SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN-- Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan Pemkab Sleman akan mendorong pembangunan ekonomi di Sleman bagian Timur dengan keberadaan exit tol di Prambanan.
Tidak hanya di wilayah Timur, wilayah Sleman Barat juga akan dibangun pusat perekonomian merespon pembangunan jalan tol ini.
"Yang penting saat ini bagaimana Pemkab mampu mengendalikan tata ruang. Kami prediksi pembangunan jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya, Jumat (6/3/2020).
Sebelumnya dia mengatakan jika di wilayah Sleman Timur akan dibangun kawasan strategis cepat tumbuh (KSCT) salah satunya KSCT Purdowo. KSCT Purdowo merupakan kepanjangan dari tiga desa yang akan dikembangkan. Meliputi Purwomartani, Wedomartani dan Maguwoharjo.
"Untuk sisi Barat juga ada KSCT. Cuma belum bisa saya sampaikan. Nanti pada saatnya akan kami sampaikan. Termasuk nanti KSCT di sekitar Bokoharjo. Kami berharap Bupati Sleman antisipasi pengendalian tata ruang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.