Zico Ingatkan Brasil, Jepang Kini Lebih Berbahaya di Piala Dunia 2026
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, SLEMAN-- Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan Pemkab Sleman akan mendorong pembangunan ekonomi di Sleman bagian Timur dengan keberadaan exit tol di Prambanan.
Tidak hanya di wilayah Timur, wilayah Sleman Barat juga akan dibangun pusat perekonomian merespon pembangunan jalan tol ini.
"Yang penting saat ini bagaimana Pemkab mampu mengendalikan tata ruang. Kami prediksi pembangunan jalan tol ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya, Jumat (6/3/2020).
Sebelumnya dia mengatakan jika di wilayah Sleman Timur akan dibangun kawasan strategis cepat tumbuh (KSCT) salah satunya KSCT Purdowo. KSCT Purdowo merupakan kepanjangan dari tiga desa yang akan dikembangkan. Meliputi Purwomartani, Wedomartani dan Maguwoharjo.
"Untuk sisi Barat juga ada KSCT. Cuma belum bisa saya sampaikan. Nanti pada saatnya akan kami sampaikan. Termasuk nanti KSCT di sekitar Bokoharjo. Kami berharap Bupati Sleman antisipasi pengendalian tata ruang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1 dan melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hotel di Bantul membidik pasar komunitas untuk mendongkrak okupansi saat libur sekolah. PHRI menargetkan tingkat hunian mencapai 70 persen.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp57.050 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional terbaru berdasarkan data PIHPS Nasional
Stemawa Moto Contest 2026 di SMK Ma’arif 1 Wates diikuti 130 peserta dengan delapan kategori modifikasi motor dari DIY dan sekitarnya.