WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Espos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Kota Jogja telah menyosialisasikan ke seluruh sekolah di Kota Jogja terkait protokol penanganan Covid-19 di area institusi pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Budi Asrori mengatakan salah satu yang menjadi penekanan sosialisasi adalah pada pembatasan kegiatan outdor. Dinas Pendidikan Kota Jogja telah mengimbau seluruh sekolah untuk menunda kegiatan outdoor seperti perkemahan dan lainnya, sejak terjadinya peristiwa susur sungai sempor beberapa waktu lalu.
"Ini kan jadi kelanjutan kebijakan yang menunda kegiatan outdoor seperti pramuka. Ditunda dulu sampai musim hujan selesai atau melihat perkembangan kondisinya seperti apa," katanya, Senin (9/3/2020).
Kemudian untuk penerapan standard keamanan di sekolah kata dia dilakukan secara bertahap, dimulai dari apa yang bisa dilakukan dulu. "Termasuk cuci tangan, tidak berbagi makanan dan minuman. Kalau pengadaan alat screening mungkin kami belum bisa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga akhir Mei 2026.
Ledakan tambang batu bara di Shanxi, China, menewaskan 82 pekerja. Operasi penyelamatan masih berlangsung hingga Sabtu.
PLN mengungkap kronologi blackout Sumatra yang dipicu gangguan transmisi di Jambi akibat cuaca buruk pada Jumat malam.
PSIM Jogja memperpanjang kontrak Jean-Paul Van Gastel karena dinilai sukses membangun filosofi permainan dan fondasi tim.
Prabowo memperluas proyek tambak produktif di Waingapu, Gorontalo, dan Pantura untuk memperkuat pangan dan membuka lapangan kerja.