Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi. /Espos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Kota Jogja telah menyosialisasikan ke seluruh sekolah di Kota Jogja terkait protokol penanganan Covid-19 di area institusi pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Budi Asrori mengatakan salah satu yang menjadi penekanan sosialisasi adalah pada pembatasan kegiatan outdor. Dinas Pendidikan Kota Jogja telah mengimbau seluruh sekolah untuk menunda kegiatan outdoor seperti perkemahan dan lainnya, sejak terjadinya peristiwa susur sungai sempor beberapa waktu lalu.
"Ini kan jadi kelanjutan kebijakan yang menunda kegiatan outdoor seperti pramuka. Ditunda dulu sampai musim hujan selesai atau melihat perkembangan kondisinya seperti apa," katanya, Senin (9/3/2020).
Kemudian untuk penerapan standard keamanan di sekolah kata dia dilakukan secara bertahap, dimulai dari apa yang bisa dilakukan dulu. "Termasuk cuci tangan, tidak berbagi makanan dan minuman. Kalau pengadaan alat screening mungkin kami belum bisa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Polda Metro Jaya masih menelusuri kepemilikan aset dalam kasus korupsi dan TPPU. Penggeledahan dilakukan di 13 lokasi di Jakarta hingga Bogor.
DPRD DIY mendesak perbaikan akses jalan menuju Geosite Lava Bantal Sleman. Jalan rusak sepanjang 1 km menghambat bus wisata masuk lokasi.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka pemerasan usai OTT. Sejumlah uang miliaran dan logam mulia turut disita.