HIPMI Syariah DIY Petakan Tren Gen Z untuk Ekonomi Syariah
HIPMI Syariah DIY merilis riset Gen Z dan milenial untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah DIY yang lebih tepat sasaran.
Ribuan massa driver ojek online saat pecah kerusuhan di Ring Road Utara, Kamis (5/3/2020)-Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Perwakilan komunitas ojek online (ojol) diterima oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Kamis (12/3/2020) siang. Dalam kesempatan itu perwakilan ojol menerima sejumlah nasihat serta bantuan uang tunai dari Sultan yang diperuntukkan bagi korban bentrok dengan debt collector (DC) beberapa waktu lalu.
Perwakilan Driver Ojol Purnomo Susanto menjelaskan pihaknya sowan ke Sultan dengan tujuan untuk menyampaikan seluruh driver ojol sepakat untuk menjaga Jogja agar tetap kondusif, aman, nyaman dan damai. Selain itu pihaknya juga menyampaikan keinginannya agar seluruh ojol bisa bekerja dengan aman dan nyaman setelah terjadinya bentrok beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan setelah melakukan pertemuan tersebut, pihaknya merasa lega, karena Sultan memiliki keinginan untuk mengkomunikasikan lebih lanjut dengan pihak yang sebelumnya kontra dengan ojol.
“Kami menyampaikan ke Ngarso Dalem, kami ingin agar bisa bekerja dalam kondisi aman, seperti sebelum kejadian peristiwa bentrok massa tersebut. Ini harapan semua teman kami di lapangan supaya nanti ada jaminan keamanan dalam bekerja,” katanya usai sowan ke Sultan, Kamis (12/3/2020) sore.
Selain itu, kata dia, Sultan menyarankan agar seluruh driver ojol yang ada di Jogja membuat satu komunitas bersama guna memudahkan komunikasi dengan aparat penegak hukum serta pemerintah. Kesatuan wadah komunitas ini sangat dibutuhkan ketika terjadi sesuatu hal yang perlu dikomunikasikan.
Pihaknya berterima kasih kepada Sultan, karena saat menyampaikan terkait adanya rekan kerja yang menjadi korban bentrok langsung diberikan respons dengan memberikan bantuan. “Ini secara pribadi dari Ngarso Dalem memberikan bantuan kepada korban yang kemarin mengalami luka pada bentrok massa. Kami sangat berterima kasih, ini masih amplopan dan belum saya buka. Ini akan kami serahkan kepada para korban,” ujarnya.
Purnomo menyatakan para driver ojol akan menjalankan nasihat yang diberikan Sultan, antara lain agar selalu membangun kebersamaan dengan sikap ramah tamah, sopan dan santun sebagai wujud dari kultur Jogja. Ia sepakat bahwa melalui nasihat yang diberikan Sultan tersebut, rekan-rekannya di ojol akan bisa bekerja dengan aman.
Ia mengakui setelah kejadian bentrok dengan kelompok DC, masih ada sebagian driver yang takut untuk beroperasi. Namun pihaknya terus menyosialisasikan bahwa kondisi Jogja sudah kondusif sehingga sebaiknya melakukan pekerjaan seperti biasa. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan disarankan untuk melapokan kepada pihak berwajib dan sebaiknya tidak main hakim sendiri.
“Kami berharap Jogja dijaga bersama, situasi sudah kondusif dan kami persilahkan teman-teman bekerja, kemarin juga sudah banyak yang beroperasi dan biasa. Kalau soal proses hukum tetap berjalan, saya yakin polisi akan profesional menangani ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HIPMI Syariah DIY merilis riset Gen Z dan milenial untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah DIY yang lebih tepat sasaran.
PJJ Informatika UII menggelar pelatihan jaringan komputer di Bogor. Peserta belajar Docker, FTTH, hingga otomasi n8n untuk kebutuhan industri digital.
BMKG menegaskan bediding bukan cuaca ekstrem. Fenomena udara dingin saat kemarau dipicu langit cerah, kelembapan rendah, dan massa udara kering
OJK memastikan tidak ada potensi bank rush meski rupiah melemah. Permodalan, likuiditas, dan kualitas kredit perbankan tetap kuat.
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) turun menjadi US$106,56 per barel pada Mei 2026 dipicu meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global.
Tingkatkan Kebersamaan dan Kebugaran Pegawai, Pemkot Jogja Gelar Lomba Olahraga Tradisional Pada HUT ke-79 Kota Jogja