Penjelasan Pemprov soal Pasien Terkait Corona di DIY

Ilustrasi virus Corona. - REUTERS/Dado Ruvic
13 Maret 2020 20:17 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Kesehatan DIY menjelaskan informasi terkini pasien di wilayah ini yang dirawat karena diduga terkait virus Corona.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaning Astutie mengatakan untuk pemeriksaan lab usap dahak dan darah pasien, Pemda DIY tetap menghormati keputusan Pemerintah Pusat.

"Harus hati-hati dan terstandar. Kalau memang benar BBTKLPP [Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit] DIY-Jateng sudah bisa melakukan pemeriksaan serupa dan diberikan kewenangan oleh Pusat, maka kami akan lebih senang dan berterima kasih," kata Pembayun, Jumat (13/3/2020).

Lebih jauh Pembayun memaparkan total data pasien dalam pengawasan (PDP) sampai 12 Maret 2020 di DIY. Pasien sudah diperiksa ada 13 orang dengan hasil negatif 11 orang dan nihil hasil positif. Sementara itu dua orang masih dalam proses pemeriksaan yaitu dua pasien di ruang isolasi RSUP Dr. Sardjito.

Sementara itu perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUP Sardjito sampai dengan Jumat (13/3/2020) masih sama seperti kemarin, Kamis (12/3/2020).

Seperti yang telah diketahui, ruang isolasi RSUP Sardjito merawat dua orang PDP. Satu orang merupakan hasil rujukan dari RSUD Wates yang baru saja pulang dari umrah di Arab Saudi, sementara satu orang lagi merupakan balita berusia tiga tahun.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Sardjito Banu Hermawan mengatakan kondisi balita berusia tiga tahun masih stabil membaik. Sementara kondisi pasien rujukan masih dalam pengawasan di ruang isolasi.

Terkait hasil lab dari kedua pasien, Banu mengatakan hingga kini belum keluar. Belum ada perkembangan lebih lanjut terkait pasien. "Mohon maaf, kondisi yang saya sampaikan masih seperti kemarin," kata Banu, Jumat (13/3/2020).