Pria yang Diduga Berencana Menculik Anak di Kotagede Diringkus

Pria yang diduga hendak menculik anak di Kotagede (memakai penutup kepala) ditunjukkan di Mapolresta Jogja, Minggu (15/3/2020). - Harian Jogja/Sunartono
15 Maret 2020 19:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Polsek Kotagede Kota Jogja meringkus pria yang diduha menculik anak di Kotagede, Kota Jogja, beberapa waktu lalu. Dugaan penculikan itu terekam dalam video yang kemudian viral.

Polisi masih memeriksa Sukron, 25, yang diringkus di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2029). Kapolsek Kotagede Polresta Jogja Kompol Dwi Tavianto mengatakan kepolisian belum menetapkan Sukron sebagai tersangka.

“Terduga pelaku ini ditangkap saat sedang berjalan di luar rumah,” katanya di Polresta Jogja, Minggu (15/3/2020).

Upaya penculikan terjadi pada Kamis (12/3) siang. Korban berinisial NZ, bocah perempuan berusia enam tahun. Lokasi penculikan di dekat rumah korban. Saat itu korban sedang membeli jajan di warung, tiba-tiba dia didatangi pelaku menggunakan sepeda motor. Pelaku pura-pura menanyakan arah jalan menuju Jogja Expo Center (JEC). Pelaku pun membawa korban untuk menunjukkan langsung alamat yang dimaksud.

Namun bukannya ke JEC, pelaku justru mengarahkan motornya ke Muja Muju, Umbulharjo. Di suatu gang sempit, pelaku menurunkan korban dan mengajaknya masuk ceruk bangunan. Dari rekaman CCTV terlihat pelaku beberapa kali mengecek situasi gang.

Setelah beberapa saat pelaku pergi menaiki motornya meninggalkan korban yang menangis.

Tavianto mengatakan Sukron ditangkap setelah melalui proses analisis dari CCTV yang beredar luas. Ia meyakini Sukron sesuai dengan pria yang wajahnya terpampang di CCTV tersebut.

“Kami mengamankan sebuah kaus yang dipakai oleh terduga pelaku saat melakukan aksi penculikan tersebut. Kaus tersebut sesuai dengan rekaman CCTV yang beredar. Saat ini kami masih proses melakukan pemeriksaan,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Kotagede Iptu Bambang Dwi Mulyanto mengatakan setelah upaya penculikannya gagal, pelaku kabur meninggalkan Jogja menuju ke Sidoarjo menggunakan bus.

“Setelah kami amankan cenderung kooperatif, saat ini masih kami lakukan pemeriksaan lebih detail, sehingga modus dan lainnya belum bisa kami sampaikan,” ujarnya.