Sultan Akhirnya Putuskan Sekolah di Jogja Libur karena Corona

Sultan HB X memberikan keterangan kepada wartawan setelah apel operasi lilin Progo 2018 di Mapolda DIY, Jumat (21/12/2018). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
19 Maret 2020 16:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X memutuskan seluruh pelajar di DIY untuk belajar secara online di rumah selama sepekan ke depan.

DIY memberikan ruang aplikasi Jogja Belajar (JB) Class untuk menjadi media pembelajaran. Keputusan itu diambil untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Gubernur DIY Sri HB X menyatakan dalam pertemuan yang melibatkan bupati dan wali kota di antaranya, memutuskan sejak Senin (23/3/2020) pekan depan hingga Selasa (31/3/2020) para pelajar seluruh DIY diberi kesempatan untuk belajar secara online di rumah. Para siswa dan guru diimbau untuk memanfaatkan aplikasi Jogja Belajar yang sudah diluncurkan Pemda DIY melalui Disdikpora DIY. Penerapan kebijakan ini akan ditindaklanjuti secara langsung oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY.

"Kami berharap pada anak termasuk orangtua, keluarga juga ikut mengawasi program ini dilaksanakan. Mereka belajar di rumah sampai tanggal 31 Maret, jadi sekitar sepekan," usa rapat bersama Bupati dan Wali Kota di DIY, Kamis (18/3/2020).

Sultan mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi sebelum tanggal 31 Maret 2020 untuk memastikan apakah melalui pembelajaran online Jogja Belajar ini efektif atau tidak bagi anak. Jika pembelajaran secara online ini efektif maka belajar di rumah ini bisa diperpanjang. Tetapi jika secara fakta tidak efektif, masih bisa diperpanjang atau justru tidak diperpanjang.

"Sehingga kami betul-betul mengontrol bagaimana prinsip kebijakan ini, agar dikontrol tidak hanya pelajar itu di rumah. Tetapi keluarga juga ikut mendukung, memberikan ruang untuk agar pelajar tetap bisa belajar. Sehingga betul-betul menjaga diri, jangan justru dia jadi turis," ucapnya.

Kebijakan bagi pelajar untuk belajar secara online di rumah ini untuk mengurangi intensitas berkumpul. Di mana meski belajar di rumah, Guru tetap mengajar melalui aplikasi seperti Jogja Belajar (JB) Class. Harapannya melalui sistem itu pelajar tetap berada di rumah tidak pergi ke tempat lain. "Karena ini tidak libur, tetapi belajar di rumah. Jangam dianggap libur, kalau dianggap libur nanti dia pergi kemana-mana," ucapnya.