Pemkot Jogja Intensifkan Penyemprotan Disinfektan

Ilustrasi penyemprotan disinfektan untuk mencegah Corona - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
20 Maret 2020 13:07 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Dalam upaya mencegah penularan virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota Jogja bersama elemen masyarakat terus mengintensifkan kegiatan pembersihan ruang publik dan penyemprotan disinfektan.

"Kegiatan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara bersama-sama dilakukan pada Jumat [20/3/2020], dilanjutkan pada Minggu [22/3/2020], dan pada Selasa [24/3/2020] guna lebih meyakinkan agar hasilnya maksimal," kata Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi di sela pembersihan dan penyemprotan disinfektan di Malioboro, Jumat (20/3/2020). 

Kegiatan rutin Selasa Wage di kawasan Malioboro yang dijadwalkan digelar pada 24 Maret akan ditunda, khususnya untuk pentas seni dan budaya. Pedagang kaki lima juga libur. Namun kegiatan bersih-bersih yang dilakukan komunitas masih tetap dijalankan.

"Sedangkan untuk pelaksanaan uji coba semipedestrian yang biasanya juga digelar bersamaan, belum dapat diputuskan. Masih dalam pertimbangan," kata Heroe.

Pemerintah Kota Jogja juga menyediakan tempat mencuci tangan serta sabun dan pembersih tangan di ruang publik untuk mencegah penularan Covid-19.

Di kawasan Malioboro, salah satu tujuan utama wisata di Kota Jogja, sudah disiapkan sekitar 140 titik tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun.

Tempat cuci tangan disediakan di sepanjang trotoar Jalan Malioboro, baik di sisi timur maupun barat. Sebagian tempat cuci tangan disediakan secara swadaya oleh komunitas Malioboro.

"Ini gerakan bersama untuk pencegahan penularan virus Corona. Kami ingin meyakinkan semua pihak bahwa masyarakat Yogyakarta menjaga kebersihan lingkungan. Harapannya, tidak lagi ada penularan virus Corona," kata Heroe.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Malioboro Ekwanto mengatakan komunitas sudah menyadari bahwa kebersihan merupakan suatu kebutuhan.

"Kami pun sudah meminta komunitas untuk melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di tempat berjualan secara mandiri. Saya kira tidak akan memberatkan. Penyemprotan dilakukan sebelum dan sesudah berjualan," katanya.

Ia menambahkan, ketika sulit mencari larutan disinfektan, pedagang bisa menggantinya dengan air rebusan sirih yang sudah dibuat sesuai standar.

Pemerintah Kota Jogja sudah menerbitkan protokol kebersihan di tempat kerja dan rumah, yang mencakup disinfeksi permukaan yang kerap disentuh orang, untuk mencegah penularan virus corona penyebab Covid-19.

Sumber : Antara