117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Warga binaan dan petugas Rutan Kelas IIB Wates saat mendengarkan kotbah dalam Salat Id di halaman dalam Rutan Kelas IIB Wates, Rabu (5/6/2019).- Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO - Di tengah mewabahnya penyebaran Covid-19 sejumlah masjid di Kapanewon Wates tetap melakukan salat jemaah. Tak terkecuali pada salat Jumat. Meski tetap melaksanakan salat Jumat beberapa masjid meningkatkan intensitas pembersihan masjid.
Ketua Takmir II Masjid Jami\' Wates, Ribut Dwi Priyono menjelaskan salah satu langkah yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid - 19 yakni dengan menggulung karpet. Seluruh karpet di masjid tersebut digulung tanpa terkecuali.
"Penggulungan karpet adalah langkah sederhana yang paling bisa dilakukan, keputusan ini diambil setelah melakukan rapat takmir," ujar Ribut.
Sebelum dilakukan penggulungan karpet, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi terhadap jemaah masjid untuk membawa sajadah sendiri bila ingin salat berjamaah. "Upaya penggulungan karpet ini sifatnya inisiatif dari takmir, melihat kondisi yang terjadi," ujar Ribut ditemui pada Kamis (19/3/2020) di Masjid Jami\' Wates.
Ribut sebenarnya berharap Masjid Jami\' Wates bisa disemprot disinfektan. Pasalnya hingga saat ini belum ada penyemprotan dari pemerintah. Para takmir sebenarnya siap untuk melakukan penyemprotan mandiri. Namun Ribut mengaku bingung apa bahan yang digunakan untuk disinfektan dan bagaimana cara mendapatkannya. "Kalau alat semprotnya teman-teman ada, cuma bahan buat semprotnya itu apa saja enggak tahu," ujar Ribut.
Hal serupa juga terjadi di Masjid Agung Kulonprogo. Meski masih melaksanakan salat jemaah termasuk sholat jumat, Masjid Agung Kulonprogo juga belum disemprot disinfektan. Takmir Bagian Seksi Keamanan Masjid Agung Kulonprogo, Muhammad Irsyad mengatakan takmir pun akhirnya sepakat untuk melakukan tindakan preventif dengan menggulung 80% karpet yang ada.
"Alasan masih kami sisakan tiga buah karpet di depan untuk mengakomodasi para jemaah dari perjalanan jauh yang barangkali tidak membawa sajadah," kata Irsyad.
Namun Irsyad menjelaskan meski ada karpet yang belum digulung, pihak takmir telah memberikan pengumuman khususnya kepada jemaah di sekitar masjid untuk selalu membawa sajadah jika ingin berjamah. "Kalau jemaah tetap, hampir semuanya sudah bawa sekarang, awalnya dulu belum bawa sajadah kalau ke masjid," ujar Irsyad.
Penanganan lebih jauh juga dilakukan takmir Masjid Agung Kulonprogo dengan melakukan pengepelan lantai masjid yang bisa sampai tiga kali sehari. Pemberisihan dengan dengan mengepel seluruh lantai masjid pada pagi, siang, dan menjelang magrib.
Tidak hanya itu, lantai dan tembok keran wudhu pun tak luput dari sikat yang dilakukan sehari dua kali. "Kami berharap para jemaah turut membantu menghadapi Corona (Covid - 19) ini dan semoga wabah ini segera berlalu sehingga jemaah bisa tenang kembali untuk berjemaah di masjid," ujar Irsyad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Como menang 2-1 atas Parma dan mengoleksi 10 poin dari empat laga Serie A. Tim Cesc Fabregas juga meraih empat kemenangan beruntun.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dan panjang. Simak kebutuhan cairan dan cara mencegah dehidrasi saat cuaca panas.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini Selasa 15 September 2026 tersedia di PJR Temon. Cek jadwal, lokasi, jam layanan dan syaratnya.