Hujan Lebat, Dinding Saluran Kali di Nanggulan Ambrol

Warga dekat saluran irigasi (tengah) menunjukkan lokasi ambruknya dinding saluran irigasi. Tembok irigasi jebol pada Jumat (20/3/2020) malam. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
22 Maret 2020 09:17 WIB Catur Dwi Janati Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Hujan lebat yang mengguyur pada Jumat (20/3/2020) membuat dinding saluran irigasi di Dusun Gayam, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan ambruk. Dinding kali tersebut jebol sepanjang kurang lebih 20 meter. Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Warga yang tinggal didekat lokasi kejadian, Endro Suparno mengatakan tidak mengetahui pasti kapan dinding saluran tersebut ambruk. Dia baru tahu sekitar pukul 21.30 WIB. Mengetahui ambruk, dia pun bergegas menutup pintu saluran yang mengarah ke saluran yang jebol.

Jebolnya saluran irigasi ini berdampak pada lahan di bawahnya. Letak saluran yang berada di atas membuat material dinding irigasi seperti bebatuan menggelinding ke lahan di bawahnya. "Waktu belum ditutup airnya terus mengalir ke lahan di bawahnya, akibatnya mengenai tanaman palawija tetangga saya dan tanaman jati bapak saya," kata Endro.

Juru Wilayah Kejuron Donomulyo, Pengamatan Kalibawang Hulu, Tri Wahyudi telah melakukan langkah terkait jebolnya saluran irigasi tersebut. Pihaknya telah menutup pintu air saluran sekunder Donomulyo kanan dan mengalihkan debit air ke arah lain.