Jerawat Saat Pubertas? Ini 5 Bahan Ampuh yang Direkomendasikan Dokter
Masalah jerawat saat pubertas? Simak tips skincare remaja dari dokter, mulai pembersih hingga bahan aktif yang ampuh atasi kulit berminyak.
Ketua KNPI DIY, Fitroh Nurwijoyo Legowo. /Ist-dok
Harianjogja.com, SLEMAN- Gubernur DIY sekaligus Raja Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengeluarkan mengeluarkan Maklumat Raja terkait dengan pencegahan virus Corona di Kepatihan, Senin (23/3/2020).
Sultan memberlakukan "calm down" agar masyarakat masih bisa beraktivitas tetapi juga tetap menjaga kewaspadaan terhadap penyebaran virus COVID-19. Salah satu caranya dengan terus mengikuti aturan pemerintah dan terus membersihkan diri dan lingkungan.
Sebelumnya, Sultan juga mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur DIY No 65/Kep/2020 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di DIY. Status tanggap darurat ini dimulai 20 Maret hingga 29 Mei 2020.
Ketua KNPI DIY, Fitroh Nurwijoyo Legowo memberikan apresiasinya. Menurutnya langkah yang dilakukan oleh Sultan sudah tepat, dengan memberlakukan penetapan Status Tanggap Darurat virus corona di DIY dan memberlakukan pembelajaran secara online bagi seluruh siswa di semua tingkatan di DIY.
“Kebijakan itu yang perlu kita dukung bersama. Apalagi di DIY ini juga sudah ada yang berstatus positif corona, dan juga sudah ada yang meninggal dunia. Maka kita sebagai bagian dari elemen masyarakat DIY harus bergotong royong agar bisa meminimalisir penyebaran virus corona di DIY,” ungkap Fitroh, Senin (23/3/2020).
Dia menyontohkan, proses pembelajaran secara online yang dilakukan di rumah tentunya harus mendapatkan dukungan dari orang tua siswa agar bisa belajar dengan efektif.
Pelibatan orang tua dalam proses pembelajaran online menjadi kunci keberhasilan. Orang tua harus bisa menjadi partner buat anak-anak mereka, agar anak-anak tetap melakukan kegiatan pembelajaran di rumah. Fungsi kontrol yang dilakukan guru di sekolah, bisa digantikan oleh orang tua ketika pembelajaran dilakukan secara online,” ungkap Fitroh.
Fitroh yang juga merupakan seorang pengusaha ini, juga menyoroti mengenai imbas bisnis yang terjadi akibat virus corona. Menurutnya, bisnis harus tetap dijalankan misalkan dengan mengoptimalkan online sebagai sarana bisnisnya.
“Saya menilai, bisnis masih bisa dijalankan. Hanya saja nanti mediumnya yang coba dipindahkan. Misalkan bisnis jual – beli, bisa dioptimalkan dengan beralih ke online sementara waktu ketika DIY memberlakukan status tanggap darurat virus corona,” kata Fitroh, yang juga merupakan alumni GMNI.
Ia menambahkan, roda ekonomi masyarakat harus tetap berjalan. Jika bisnis yang dilakukan mengenai jual – beli, jasa, atau yang lainnya bisa dioptimalkan melalui online. Jangan sampai adanya virus corona ini akan menganggu roda ekonomi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masalah jerawat saat pubertas? Simak tips skincare remaja dari dokter, mulai pembersih hingga bahan aktif yang ampuh atasi kulit berminyak.
Polres Karanganyar mengungkap identitas pria telanjang yang meresahkan warga Wonolapan, Gondangrejo. Polisi memastikan yang bersangkutan merupakan ODGJ.
Donald Trump menyebut kesepakatan damai AS-Iran akan ditandatangani Minggu. Selat Hormuz disebut segera dibuka setelah perjanjian diteken.
Iran menetapkan rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei pada 4–9 Juli 2026 di Teheran, Qom, dan Mashhad.
KLH memperketat pengelolaan air limbah SPPG Program Makan Bergizi Gratis agar tidak mencemari lingkungan. Setiap dapur wajib memenuhi baku mutu.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 14 Juni 2026 lengkap rute YIA-Tugu dan Tugu-YIA. Cek jam keberangkatan kereta bandara terbaru di Jogja.