Pemancing Hanyut di Kali Opak Ditemukan Sejauh 10 Km dari Lokasi Hilang

Ilustrasi pencarian orang tenggelam. - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
23 Maret 2020 10:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Upaya pencarian terhadap korban hanyut di kali Opak Tamanmartani, Kalasan, Sleman selama empat hari berturut-turut akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Irfan Wibowo, 20, warga Tulung, Tamanmartani Kalasan, Sleman ditemukan di utara lava bantal masuk dalam wilayah Jragung, Jogotirto, Berbah, Sleman pada Minggu (22/3/2020) pukul 15.00 sore.

Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto mengatakan jarak dari lokasi kejadian sampai lokasi ditemukannya korban sendiri sejauh 10 kilometer. Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke RS Bhayangkara dan berkoordinasi dengan Polsek Kalasan.

"Tim SAR Gabungan yang terlibat sampai hari keempat ini kurang lebih ada 60 personel yang terdiri dari gabungan dari sejumlah instansi. Dengan ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan ditutup dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujar Pipit, Minggu (22/3).

Pencarian hari keempat ini, lanjut Pipit, tim SAR Gabungan dibagi menjadi empat regu. Regu pertama melakukan penyisiran jembatan prambanan di jalan solo lalu ke jembatan Bokoharjo sampai ke bendungan Mojosari dengan jarak dua kilometer.

"Regu kedua melakukan penyisiran bendungan Mojosari - Brintikan dengan jarak 1,9 kilometer. Regu ketiga melakukan penyelaman di titik-titik yang dicurigai. Sedangkan, regu keempat melakukan penyisiran di wilayah Brintikan-Grembyangan - Lava Bantal - Jembatan panasan wonosari dengan jarak 9,2 kilometer," ujar Minggu (22/3/2020).

Sementara itu, berdasarkan informasi dari salah satu relawan evakuasi korban hanyut bernama Saiful Fajar Septianto dari Solodiran Rescue mengatakan jika ia dan jawatannya sejak malam Sabtu (21/3/2020) sudah melakukan penyisiran di tempat penemuan korban di wilayah Jragung, Jogotirto, Berbah, Sleman.

"Upaya penyisiran sebenarnya sudah dilakukan oleh tim SAR gabungan, namun penyisiran hanya dilakukan via darat karena di malam hari tidak dilakukan penyelaman ke dalam sungai. Malahan yang melihat korban awalnya seorang pemancing," terangnya.

Berdasarkan laporan dari Fajar, saat ditemukan korban ditemukan di sisi pinggir sungai di utara lava bantal dengan menghadap ke atas. Ia dan jawatannya juga langsung membawa korban ke RS Bhayangkara. "Korban udah merah semua. Langsung dibawa ke RS Bhayangkara dan dimandikan sekalian lalu setelah selesai rencananya akan dibawa ke rumah korban," tutupnya.