Miniatur Sumbu Filosofis di Kawasan Tugu Jogja Dicuri, Pelaku Terekam CCTV

Suasana Tugu Jogja mulai dipadati warga untuk merayakan pergantian tahun - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
25 Maret 2020 17:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Bagian miniatur sumbu filosofis dalam diorama yang terletak di sisi tenggara Tugu Jogja hilang. Ditengarai ada oknum tidak bertanggung jawab yang mengambilnya pada Selasa (24/3/2020) dini hari.

Bagian miniatur yang hilang adalah logam berwarna keemasan sepanjang 196 sentimeter. Pada diorama ini, bagian tersebut terletak di sisi selatan Kandang menjangan, yang menjadi sumbu filosofis penghubung Kandang Menjangan dengan Parangtritis.

Pemilik warung di sisi selatan diorama, Medi Harjono, mengungkapkan raibnya bagian miniatur ini pertama diketahui oleh petugas kebersihan saat hendak membersihkan diorama pada Selasa (24/3/2020) pagi. "Petugas kebersihan Pemsa DIY yang pertama melaporkan," katanya, Rabu (25/3/2020).

Ia memperkirakan pencurian terjadi pada Selasa (24/3/2020) dini hari, saat area sekitar tugu sepi. "Kemungkinan di atas jam 12.00 malam. Karena sedang isu corona, di sini sepi tidak ada orang. Tidak ada yang menjaga juga," ujarnya.

Setelah saksi melaporkan, ia menuturkan ada beberapa petugas dari Pemda DIY yang mendatangi lokasi dan memeriksa kondisi miniatur. "Katanya kejadian pencurian terekam di CCTV milik Dinas Perhubungan di utara lokasi dan CCTV milik Polresta di barat lokasi," ujarnya.

Kepala Dinas Pergubungan DIY, Tavip Agus Rayanto, membenarkan pencurian tersebut terekam dalam CCTV lalu lintas yang terpasang di sisi timur Tugu Jogja. "Dari rekaman, kejadian berlangsung sekitar pukul 01.00 atau 02.00 dini hari," ujarnya.

Ia mengatakan dalam rekaman terlihat adanya gerak-gerik mencurigakan di sekitar diorama, mencabut bagian miniatur. Namun karena kondisi gelap, tidak terlihat jelas wajah pelakunya.

Kabag Humas Polresta Jogja, Iptu Sartono, mengatakan belum tahu soal kejadian tersebut. Sementara Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho, tidak merespon saat dihubungi melalui telfon.