3 Ruas Jalan di Gunungkidul Segera Diperbaiki, Anggaran Rp5 Miliar
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Ilustrasi pemudik./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jumlah pemudik di Gunungkidul terus bertambah bertambah. Total hingga Senin (30/3/2020) mencapai 4.301 orang.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengimbau kepada warga perantau untuk tidak mudik dahulu. Hal ini dikaernakan situasi dan kondisi belum memungkinkan karena adanya penyebaran penyakit corona. Meski demikian, apabila sudah terlanjur pulang diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
Karantina dimaksudkan untuk membatasi aktivitas pertemuan dengan warga lain sehingga potensi penyebaran bisa ditekan. “Kalau datang juga harus lapor ke RT atau RW. Jika sakit segera periksa ke pueskesmas terdekat,” katanya kepada wartawan, Senin (30/3/2020).
Menurut dia, hingga Senin pagi tercatat ada 4.301 pemudik yang masuk ke Gunungkidul. Adapun data tersebar merata di seluruh kecamatan.
"Dilihat datanya Kecamatan Paliyan memiliki data pemudik terbanyak, yakni 418 orang. Lainnya ada di kisaran 100-300an pemudik," katanya.
Di sisi lain, banyaknya pemudik yang pulang kampung halaman tidak lepas masih beroperasinya PO Bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Namun demikian sejak Selasa kemarin, PO Maju Lancar untuk menghentikan pengoperasian armada selama sepekan.
Direktur Operasional PO Maju Lancar, Adi Prasetyo mengatakan, penghentian armada sebagai upaya partisipasi dalam pencegahan corona. Selama berhenti seluruh armada akan dilakukan penyemprotan disinfektan dan upaya sterilisasi.
Ia menjelaskan penghentian opersional dari Wonosari menuju Jakarta, Bandung dan Merak dimulai Senin (30/3/2020) berlangsung hingga Senin (6/4/2020). Sedangkan untuk rute sebaliknya akan mulai berlaku mulai Rabu (1/4/2020) hingga Selasa (7/4/2020) mendatang. "Kepada warga yang telah memesan di tanggal tersebut bisa mengembalikan tanpa ada potongan sama sekali. Kami harap masyarakat bisa memaklumi kebijakan untuk penghentian sementara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.