Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Ilustrasi pemudik./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jumlah pemudik di Gunungkidul terus bertambah bertambah. Total hingga Senin (30/3/2020) mencapai 4.301 orang.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengimbau kepada warga perantau untuk tidak mudik dahulu. Hal ini dikaernakan situasi dan kondisi belum memungkinkan karena adanya penyebaran penyakit corona. Meski demikian, apabila sudah terlanjur pulang diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
Karantina dimaksudkan untuk membatasi aktivitas pertemuan dengan warga lain sehingga potensi penyebaran bisa ditekan. “Kalau datang juga harus lapor ke RT atau RW. Jika sakit segera periksa ke pueskesmas terdekat,” katanya kepada wartawan, Senin (30/3/2020).
Menurut dia, hingga Senin pagi tercatat ada 4.301 pemudik yang masuk ke Gunungkidul. Adapun data tersebar merata di seluruh kecamatan.
"Dilihat datanya Kecamatan Paliyan memiliki data pemudik terbanyak, yakni 418 orang. Lainnya ada di kisaran 100-300an pemudik," katanya.
Di sisi lain, banyaknya pemudik yang pulang kampung halaman tidak lepas masih beroperasinya PO Bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Namun demikian sejak Selasa kemarin, PO Maju Lancar untuk menghentikan pengoperasian armada selama sepekan.
Direktur Operasional PO Maju Lancar, Adi Prasetyo mengatakan, penghentian armada sebagai upaya partisipasi dalam pencegahan corona. Selama berhenti seluruh armada akan dilakukan penyemprotan disinfektan dan upaya sterilisasi.
Ia menjelaskan penghentian opersional dari Wonosari menuju Jakarta, Bandung dan Merak dimulai Senin (30/3/2020) berlangsung hingga Senin (6/4/2020). Sedangkan untuk rute sebaliknya akan mulai berlaku mulai Rabu (1/4/2020) hingga Selasa (7/4/2020) mendatang. "Kepada warga yang telah memesan di tanggal tersebut bisa mengembalikan tanpa ada potongan sama sekali. Kami harap masyarakat bisa memaklumi kebijakan untuk penghentian sementara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Sebanyak 12 KDMP Bantul ditargetkan siap beroperasi 1 November 2026. Pemkab juga mempercepat pembangunan 30 unit lainnya.
Kementan menyiapkan Rp300 miliar untuk benih jagung pakan pada 2026 dan tambahan Rp300 miliar pada 2027, dengan target tanam 300.000 hektare.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.