Polres Kulonprogo Bagikan 6.000 Liter Cairan Disinfektan

Petugas kepolisian menuangkan cairan disinfektan ke drum milik warga pada Selasa (31/3/2020) di Kalurahan Durungan, Kapanewon Wates. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
31 Maret 2020 21:27 WIB Nina Atmasari Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepolisian Resor (Polres) Kulonprogo bagikan cairan disinfektan ke warga Kulonprogo. Pelaksana Harian (Plh) Wakil kepala Polres Kulonprogo Kompol Sudarmawan mengatakan cairan disinfektan yang dibagikan kepada warga merupakan drop dari Kepolisian Daerah (Polda) DIY.

"Bantuan cairan disinfektan sebanyak 6.000 liter menggunakan AWC selanjutnya kami bagikan ke desa-desa sesuai kebutuhan," Sudarmawan, Selasa (31/3/2020).

Bantuan cairan disinfektan ini dirasa perlu agar menjangkau daerah-daerah pedesaan. Apalagi dengan kondisi saat ini di mana sulit untuk mendapatkan cairan disinfektan yang merupakan bahan untuk penyemprotan. "Harapannya dengan begini masyarakat mudah mendapat cairan disinfektan," ujar Sudarmawan yang ditemui pada Selasa (31/3/2020).

Secara teknis Sudarmawan menjelaskan setidaknya ada 100 personil yang dibagi dalam dua tim diterjunkan di lingkungan kabupaten. Sebanyak 50 personil melakukan penyemprotan di ruang-ruang publik sementara sisanya membagikan cairan disinfektan ke desa-desa.

Ketua Tim Penyaluran Cairan Disinfektan, Ipda Bambang Handoko mengatakan pada Selasa (31/3/2020) bantuan cairan yang tersisa akan didrop pada dua lokasi. Salah satu lokasi yakni Desa Durungan, Kapanewon Wates.

Adapun bantuan yang diberikan sebanyak 200 liter cairan disinfektan siap semprot. "Ini sudah diracik sebelumnya jadi tidak perlu diencerkan lagi tapi langsung bisa diaplikasikan," ujar Bambang.

Selama persediaan masih ada stok cairan disinfektan bisa diberikan kepada desa mana saja. Namun warga sebelumnya terlebih dahulu mengajukan permohonan. "Karena stok kami juga terbatas jadi kami tidak bisa kalau permintaan cairan disinfektannya bersifat mendadak," terang Bambang.

Ketua RT 05, Kalurahan Durungan, Nur Widiatno mengaku senang atas bantuan yang diberikan. Nantinya bantuan akan diaplikasikan di masing-masing rumah warga dan area pemukiman. "Saya berharap dengan berbagai upaya pencegahan yang dilakukan termasuk penyemprotan ini wilayah kami aman dari Covid-19," ujar Nur.