Antisipasi Penolakan, DIY Rencanakan Tempat Pemakaman Pasien Covid-19 di Bantul & Sleman

Ilustrasi permakaman - JIBI
03 April 2020 18:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mewacanakan penyiapan tempat khusus pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pemakaman itu disiapkan untuk menyiapkan jika ada warga yang menolak penguburan jenazah dari pasien Covid-19.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum Setda DIY Sigit Sapto Raharjo menjelaskan salah satu yang sedang diwacanakan Pemda DIY adalah kesiapakan pemakaman khusus Covid-19 jika ada yang meninggal. Hal ini menjadi salah satu yang dibahas dengan Pemerintah Pusat dalam rapat melalui video conference, Jumat (3/4/2020) sore.

Menurutnya kabupaten di DIY yang sudah menyatakan kesiapannya untuk menyediakan tempat pemakaman khusus jika dibutuhkan adalah Sleman dan Bantul. Sleman bahkan sudah menyatakan akan menyiapkan di sisi timur dalam hal ini Prambanan dan sisi barat kabupaten tersebut dengan luas beberapa hektare. Penyiapan pemakaman khusus ini untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang melakukan penolakan.

“Salah satunya [yang diharapkan pemerintah pusat] Menyediakan tempat pemakaman apabila masyarakat [ada yang menolak] tidak menerima, kami sudah [mulai memikirkan] baik kabupaten sudah menyiapkan. Sleman sudah menyediakan beberapa hektare untuk di Prambanan dan sisi barat,” katanya Jumat (3/4/2020) petang.

Sigit menambahkan, untuk tiga kabupaten kota lainnya seperti Kota Jogja, Kulonprogo dan Gunungkidul belum ada kepastian. Tetapi secara prinsip DIY akan menyiapkan tempat pemakaman tersebut untuk mengantisipasi jika ada penolakan dari warga.

“Yang sudah pasti siap menyiapkan Bantul dan Sleman, Sleman sudah langsung menyampaikan kepada pemerintah pusat [dalam rapat melalui video conference]. Saya belum tahu kepastiannya adalah Gunungkidul, Kulonprogo maupun Kota Jogja. Prinsipnya siap, kami akan koordinasi misalnya belum ada bisa pakai Sleman