Toko Tak Dijaga, Murai Batu dan Cucak Ijo yang Biasa Ikut Lomba Digondol Maling

Toko pakan burung yang beralamat di Jl Wonosari-Jogja KM 4, Siyono Tengah, Desa Logandeng, Playen, Gunungkidul disatroni maling. - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
03 April 2020 01:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Seorang pemilik toko pakan burung yang beralamat di Jl Wonosari-Jogja KM 4, Siyono Tengah, Desa Logandeng, Playen mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Pasalnya, maling berhasil menggasak 4 ekor burung murai dan 6 ekor burung cucak Ijo. Tak hanya itu, uang sebesar Rp2 juta pun raib.

Kapolsek Playen, AKP Jusuf Tianotak mengungkapkan kronologi sebelum terjadinya pencurian tersebut. Ia menuturkan sewaktu akan tutup pada Selasa (31/3/2020) sekira pukul 17.00 WIB, saksi yang diketahui bernama Lisma Rubiyanto, 34, yang merupakan karyawan di toko tersebut sudah mengunci rapat semua pintu ketika menutup toko.

Namun, saat akan membuka toko esok harinya pada Rabu (01/4/2020), saksi lantas mendapati keadaan toko dalam kondisi berantakan. Setelah dicek, saksi mendapati pintu belakang toko dalam keadaan terbuka dan pintu dirusak.

"Didapati banyak burung yang hilang, setelah itu saksi melapor ke pemilik toko dan kemudian membuat laporan ke polisi," kata Jusuf, Rabu kemarin.

Polisi yang mendapati laporan tersebut lantas mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan saksi dan lokasi. Didapati, setidaknya 4 ekor burung murai batu dan 6 ekor burung cucak ijo hilang. Maling juga berhasil menggasak uang pemilik toko dengan total Rp2 juta.

Toko tersebut diketahui selain menjual pakan burung, dijadikan pula sebagai tempat penitipan burung untuk mengikuti kontes atau burung berkicau untuk dilombakan. Sedangkan karyawan tidak pernah berjaga ataupun tidur ditoko.

"Kerugian pemilik toko ditaksir mencapai Rp50 juta," ungkapnya. Jusuf mengaku kasus pencurian tersebut tengah dilidik aparat kepolisian untuk mencari pelaku.