Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Foto Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Kendati kasus positif Covid-19 di DIY terus bertambah, kabar baiknya, pasien sembuh juga bertambah.
Data terbaru yang dilansir Pemprov DIY, Sabtu (4/4/2020), kasus positif Covid-19 bertambah tiga pasien menjadi 34 kasus. Kabar baiknya, pada hari yang sama sebanyak tiga pasien positif dinyatakan sembuh.
Artinya ada total enam pasien positif yang sembuh, karena hari sebelumnya sudah ada tiga pasien yang sembuh.
Juru Bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, tiga pasien anyar yang dinyatakan sembuh yakni kasus 4, laki-laki, 50 tahun, warga Bantul; kasus 9, laki-laki, 4 bulan, warga Kulonprogo; dan kasus 11, laki-laki, 55 tahun, warga Gunungkidul.
Ketiganya dinyatakan sembuh setelah diperiksa sebanyak dua kali dengan hasil negatif. “Maka saat ini total kasus positif di DIY sebanyak 34 kasus, enam berhasil sembuh dan tiga meninggal. Sementara kasus negative sebanyak 100 kasus, dua diantaranya meninggal,” katanya, Sabtu (4/4/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.