Begal Bokong Teror Wonogiri, Pelaku Ditangkap, Beraksi 4 Kali
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 di DIY yang meninggal dunia terus bertambah.
Juru Bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan pada Selasa (7/4/2020), dilaporkan dua kematian kasus positif, yakni kasus 38, laki-laki 42 tahun warga Kota Jogja dan kasus 35, laki-laki 60 tahun warga Sleman.
"Dilaporkan pula terdapat tiga kematian dalam proses uji lab, perempuan 95 tahun warga Sleman, perempuan 84 tahun warga Kota Jogja dan laki-laki 60 tahun warga Sleman," ujarnya, Selasa.
Untuk diketahui jumlah pasien meninggal tersebut bertambah dua orang. Sebelumnya pada Senin (6/4/2020), jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal di DIY tercatat sebanyak lima orang.
Jumlah pasien meninggal juga lebih banyak dari pasien sembuh yang berjumlah enam orang, merujuk laman resmi penganan Covid-19 DIY https://corona.jogjaprov.go.id/. Adapun total kasus pasien positif terinfeksi Covid-19 pada Selasa berjumlah 38 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.
Tren wisata 2026 berubah, turis kini cari pengalaman emosional, healing, dan perjalanan bermakna ke Jepang, Korea, hingga China.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja jadi momentum penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi, kolaborasi, dan edukasi masyarakat.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.