Pulang dari Jakarta, Seorang PDP Corona di RSUP Sardjito Meninggal Pagi Ini

Sejumlah awak media mengabadikan ruang isolasi satu pasien rujukan di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Rabu (29/01/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
07 April 2020 16:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Satu pasien dalam pengawasan (PDP) diduga terkait Covid-19 yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (7/4/2020) pukul 06.00 WIB. Pasien tersebut sempat punya riwayat perjalanan ke Jakarta.

Kabar ini dibenarkan oleh Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan. Menurut catatan medis, pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berusia 60 tahun.

"Pasien dirawat di ruang isolasi dan meninggal pada hari ini pukul 06.00 WIB," kata Banu pada Selasa.

Banu menjelaskan, hasil pengecekan swab nasofaring PDP tersebut hingga kini belum diketahui sebab hasilnya belum keluar dari laboratorium. Ia dirawat di RSUP Dr. Sardjito sejak Sabtu (4/4/2020) lalu.

"Yang bersangkutan punya riwayat dari Jakarta pada 15 Maret, mengeluh batuk, demam, dan sesak napas. Lalu muncul gejala awal pada 29 Maret," terang Banu. Pasien dimakamkan di TPU Madurejo, Prambanan, Sleman hari ini.

Sebelumnya, satu pasien positif Covid-19 di rumah sakit ini juga meninggal dunia dan dimakamkan di TPU yang sama. Pasien tersebut berasal dari Gamping, Sleman, berusia 60 tahun, dan berjenis kelamin laki-laki. Ia meninggal dunia di RSUP Dr. Sardjito pada Senin (6/4/2020) sore pukul 16.30 WIB.

"Pasien pulang dari Jakarta pada 23 Maret 2020, masuk RS Sardjito tanggal 30 Maret sudah dalam kondisi kritis," katanya, Senin malam. Pasien tersebut dinyatakan positif setelah hasilnya keluar pada Sabtu lalu.

Banu mengatakan hingga saat ini, RSUP Dr. Sardjito masih merawat 17 PDP dengan 7 di antaranya merupakan pasien positif Covid-19.