Sembilan SD Negeri di Gunungkidul Tak Dapat Murid Baru pada SPMB 2026
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Munggi, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, seperti terlihat Minggu (9/2/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul berencana membangun Pasar Munggi di Kecamatan Semanu dengan menggunakan dana tugas pembantuan (TP) dari Kementerian Perdagangan. Meski demikian, hingga sekarang belum ada kepastian apakah pengajuan bantuan disetujui atau tidak.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, mengatakan jajarannya menunggu kepastian alokasi dana TP dari Kementerian Perdagangan. Menurut dia, untuk tahun ini mengajukan bantuan Rp6,9 miliar untuk membangun Pasar Munggi. “Sudah kami ajukan tetapi hingga sekarang belum ada keputusan disetujui atau tidak,” kata Johan kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).
Johan berpendapat kepastian sangat dibutuhkan untuk memastikan rencana pembangunan yang telah disusun. “Mudah-mudahan segera ada kabarnya,” kata mantan Camat Ponjong ini.
Kepala Bidang Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan, mengatakan jajarannya merencanakan pembangunan Pasar Munggi sejak 2019. Proses pembangunan terbagi dua bagian yakni zona timur dan barat. Hanya, prosesnya baru dilakukan perencanaan untuk sisi barat. “Untuk sisi barat pembangunan membutuhkan anggaran hingga Rp12 miliar,” kata Ari.
Untuk rencana pembangunan Disperindag mengajukan anggaran TP Rp6,9 miliar ke Kementerian Perdagangan. Menurut Ari, pengajuan dana TP hanya bagian untuk pembiayaan pembangunan. Pasalnya, besaran anggaran yang diajukan tidak mencukupi untuk membangun secara keseluruhan. Untuk itu, Disperindag menyiapkan skema lain yakni dengan mengakses dana alokasi khusus (DAK) atau melalui pembiayaan APBD. “Semua peluang kami coba, tetapi untuk tahun ini hanya dana TP yang direncanakan,” katanya.
Untuk dana TP bukan hal baru karena sejak beberapa tahun lalu Disperindag sudah mengakses dana ini. Sebagai contoh di 2019 dana TP digunakan untuk membangun Pasar Legundi di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang. “Sebelumnya lagi ada Pasar Trowono dan Karangmojo yang dibangun menggunakan dana TP,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.
Kebakaran Habit Pool and Lounge di Sleman diduga akibat korsleting listrik dengan kerugian ditaksir hingga Rp15 miliar.
Pemkot Surabaya mengoptimalkan Gerakan ABSO dengan 87 titik drop box limbah medis untuk pengelolaan sampah obat dan B3 rumah tangga.
Perumda Sendang Kamulyan Batang menyiapkan proyek air bersih untuk mendukung KITB yang masuk Perpres 106 dengan target operasional 2028.
Ubur-ubur mulai muncul di pantai Gunungkidul. Wisatawan diminta waspada karena lima orang sudah tersengat saat libur sekolah.