Ketahuan Gondol Murai, Residivis Dihajar Massa

Ilustrasi. - Freepik
15 April 2020 18:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang residivis berinisial YC, 39, warga Kecamatan Jetis, Jogja, kembali harus masuk bui lantaran mencuri burung murai milik Burhan Fajar Prihanto, 41, warga Lodadi, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman.

Kanitreskrim Polsek Ngemplak Ipda Sagimen, mengatakan pelaku beraksi pada Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. Pelaku nekat mencuri burung murai milik korban yang tergantung di teras rumah korban. Alhasil, sang pemilik burung mengetahui aksi YC.

Dia menjelaskan saat kejadian, korban mendengar suara pintu gerbang terbuka. Lantaran curiga, korban akhirnya memutuskan untuk pergi ke depan rumahnya untuk mengecek keberadaan burung murainya.

Saat keluar rumah, korban terkejut karena sangkar burung yang tergantung di teras rumahnya sudah raib. Beruntung, tidak jauh dari rumahnya, korban melihat ada seseorang yang tidak dikenal berjalan membawa sangkar burung tersebut. "Melihat kejadian tersebut, korban menghampiri pelaku dan berusaha meminta kembali burung murai miliknya namun tidak digubris oleh pelaku," katanya.

Tak menunggu lama, korban sontak berteriak, sehingga warga pun berdatangan untuk menghajar pelaku. Beruntung, anggota Polsek Ngemplak segera datang ke lokasi dan mengamankan pelaku dari amuk massa.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku ternyata merupakan seorang residivis dan sudah berulangkali keluar masuk penjara atas aksi kriminal yang dilakukannya. Pelaku dinyatakan sudah sembilan kali dipenjara atas kasus pencurian, perampasan, penganiayaan dan penyalahguna narkotika.

"Berdasarkan catatan dari kami, pelaku terakhir keluar penjara tahun 2016 kasus pencurian. Pelaku ini sehari-hari tidak punya penghasilan karena menganggur, motif dari aksi pencurian oleh pelaku adalah alasan ekonomi," kata Ipda Sagimen.