Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid - 19) belum juga berakhir. Agar tak mengendur, imbauan secara masif harus terus dilakukan. Salah satu upaya untuk terus mengingatkan kewaspadaan masyarakat terhadap Covid-19 dilakukan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo.
Melalui sosialisasi keliling menggunakan Mobil Perlindungan (Molin), Dinsos PPPA Kulonprogo terus ingatan masyarakat di berbagai tempat kerumunan.
Kepala Bidang Perlindungan dan Perempuan Anak, Dinsos PPPA Kulonprogo, Woro Kandini mengatakan kegiatan ini dilakukan atas masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penularan Covid-19. Menurut pengamatan Woro banyak warga seperti di pasar yang melakukan transaksi tanpa menggunakan masker.
"Oleh karena itu kami putuskan untuk melakukan sosialisasi keliling ini, menyasar pasar dan tempat-tempat yang ramai saat melintas," ujarnya.
Satu unit Molin akan keliling memberikan sosial tentang Protokol Tetap (Protap) kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap hari Senin sampai Jumat, Molin akan menyisir pusat-pusat keramaian khususnya pasar. Menggunakan pengeras suara, personil Dinsos PPPA akan menyampaikan berbagai imbauan seperti physical distancing, pakai masker, dan sebagainya.
Acap kali tiga personil Dinsos PPPA Kulonprogo terjun langsung blusukan ke pasar mengingatkan pedagang maupun pembeli yang belum melaksanakan Protap kesehatan. Woro mengadakan tindakan abai yang sering ditemukan dalam sosialisasi tersebut yakni pedagang maupun pembeli tak menggunakan masker.
Padahal bila merusak pemerintah pusat, setiap orang yang berkegiatan diharapkan menggunakan masker. "Ada juga yang pakai masker kain tapi cuma dikalungkan, tidak ditutupkan ke mulut, itu kami ingatkan," ujarnya.
Woro berharap dengan adanya sosialisasi keliling ini dapat membuka pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19. "Dinsos PPPA Kulonprogo akan kami terus lakukan mulai 13-24 April 2020 dan bila perlu diteruskan bisa diperpanjang," ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kulonprogo, Iffah Mufidati mengapresiasi sinergi berbagai elemen dalam rangka bersama mencegah penyebaran Covid-19.
Meski pasar merupakan salah satu kewenangan dari Disperindag Kulonprogo menurutnya dalam kondisi darurat ini beberapa protokol birokrasi dapat dipangkas. "Selama itu tindakan positif untuk menanggulangi Covid-19 kami dukung," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Profil Nuzran Joher, Ketua Ombudsman RI 2026–2031, mulai dari pendidikan, karier organisasi, DPD RI, MPR hingga kiprahnya di Ombudsman.
Kecelakaan truk dan pikap bermuatan lele terjadi di Jalan Wonosari Km 12 Piyungan, Bantul. Empat orang jadi korban, dua meninggal.
Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang saat aksi unjuk rasa di Jakarta. Mereka kedapatan membawa petasan, flare, dan botol untuk molotov.
BYD Indonesia mencatat lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026. M6 DM menyumbang lebih dari 850 SPK atau sekitar 20%.
Sidang perdana Little Aresha mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak, termasuk kepala anak yang disebut ditenggelamkan ke bak mandi.