WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Sembilan remaja diamankan Polsek Kotagede setelah diketahui keluyuran pada dini hari dan membawa beberapa batu, di Jembatan Tegalgendu, Minggu (19/4/2020). Diduga, kesembilan remaja ini hendak membuat onar.
Kapolsek Kotagede, Kompol Dwi Tavianto, menuturkan kejadian bermula ketika kesembilan remaja yang menaiki empat motor ini ditegur warga yang sedang ronda di sekitar Jembatan Tegalgendu, pukul 03.00 WIB. “Warga berhasil menghentikan, saat ditanya identitas, tidak ada yang membawa,” ujarnya, Minggu.
Saat diperiksa, warga menemukan tiga buah batu pecahan batako pada salah satu remaja. Warga pun melapor Polsek Kotagede dan rombongan remaja langsung dibawa ke Kantor Polsek Kotagede untuk pemeriksaan lebih lanjut. Empat sepeda motor, Sembilan handphone dan tiga STNK diamankan sebagai barang bukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
BRIN dorong pembahasan RUU Pemilu dipercepat agar Pemilu 2029 berjalan berkualitas dan sesuai tahapan.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.