Antisipasi Peningkatan Kriminal, PP DIY Siap Ikut Jaga Keamanan

Kegiatan kemanusian dalam membantu menangani pandemi corona oleh anggota PP DIY di Kulonprogo belum lama ini. - Ist/PP DIY.
25 April 2020 15:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Pandemi corona yang berdampak berbagai sektor terus dikhawatirkan menimbulkan peningkatan kriminal seperti pencurian. Sejumlah organisasi kemasyarakatan di DIY berupaya membantu pemerintah dalam menangani dampak pandemi corona, mulai dari aksi kemanusiaan hingga membantu menjaga keamanan wilayah DIY seperti yang dilakukan Pemuda Pancasila (PP) DIY.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DIY Faried Jayen Soepardjan mengatakan pihaknya menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di DIY baik ranting maupun cabang agar ikut membantu menjaga keamanan wilayah masing-masing. Hal ini sejalan dengan instruksi dari pengurus pusat di internal organisasinya. Adanya peningkatan kriminal seperti pencurian bukanlah isu tetapi fakta di lapangan, banyak orang terdesak kebutuhan ekonomi karena kehilangan pekerjaan.

"Saya tidak mau berkomentar dengan adanya kebijakan pembebasan napi asimilasi, dalam situasi seperti ini kita tidak bisa saling menyalahkan. Yang jelas, dampak ke kejadian kriminal pasti ada di lapangan, mungkin karena terdesak," ungkapnya Sabtu (25/4).

Pria yang membina banyak mantan napi untuk diarahkan ke kegiatan positif ini berpendapat secara psikologi ada beberapa napi kasus kriminal yang tidak betah di rumah. Sehingga mereka melakukan kegiatan di luar rumah seperti berkumpul dan sejenisnya hingga kemudian berpotensi mengarah ke tindakan kriminal ketika ada kesempatan.

"Jadi ketika bebas, saya kira tidak mungkin dia akan di rumah saja. Pasti ingin keluar rumah, lalu tidak punya uang, tidak punya motor misalnya, lalu apa lagi yang akan dilakukan? Tetapi sekali lagi saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, mari kita atasi bersama-sama dampak pandemi ini," ucapnya.

Oleh karena itu seluruh jajarannya diminta untuk membantu meningkatkan keamanan di wilayah masing-masing. Paling tidak menggiatkan kembalI siskamling yang tentunya harus melalui protokol kesehatan yang tepat seperti jaga jarak, menggunakan masker saat keluar rumah untuk berjaga dan mencuci tangan ketika akan kembali ke rumah.

"Meski pun anggota kami yang aktif di berbagai sektor juga banyak yang terdampak, tetapi dalam kondisi apa pun Pemuda Pancasila siap menjaga kondusifitas wilayah, tetap aman dan bersatu," ujarnya.

Jayen menambahkan untuk operasi kemanusiaan oleh PP DIY telah dilakukan sejak Maret 2020 lalu. Dalam bentuk berbagai kegiatan seperti pembagian masker, pembagian sembako dan penyemprotan disinfektan ke rumah warga, seperti di Kota Jogja, Kulonprogo dan Sleman. Pihaknya masih menemukan banyaknya warga yang tidak menggunakan masker meski pun saat di luar rumah. "Kami tidak sekedar memberikan tetapi juga melakukan edukasi kepada warga," katanya.