Positif Covid-19 Sembuh, Karantina Warga Perum Kanisius Berakhir

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
25 April 2020 03:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Pasien Kasus 55, L, 63, warga Jetis, Wedomartani, Ngemplak dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kedatangan L pada Jumat (24/4/2020) disambut oleh warga.

Kasus L ini sempat viral karena menyebabkan 25 KK atau sekitar 87 jiwa di perumahan tersebut melakukan isolasi mandiri setelah berstatus sebagai orang dalam pantauan (ODP). Mereka harus melakukan isolasi diri di dalam rumah selama 14 hari sejak 15 April lalu.

Camat Ngemplak, Siti Wahyu Purwaningsih membenarkan atas kesembuhan L. Menurut dia, L telah kembali ke tempat tinggalnya setelah dinyatakan sembuh oleh rumah sakit pada Kamis (23/4/2020). "Betul mas, menurut informasi yang saya terima, beliau sudah boleh pulang," kata Purwaningsih, Jumat (24/4/2020).

Kedatangan L, lanjut Purwaningsih, disambut oleh warga dan pemuda di pintu gerbang dengan baik. Sesampainya di rumah, L juga tetap harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari meskipun sudah dinyatakan sembuh. "Warga menerima dengan baik, dengan jarak aman lambaian tangan juga tepuk tangan. Ya happy ending," katanya.

Selain kesembuhan L, katanya, kabar baiknya seluruh warga perumahan yang sebelumnya dikarantina menyelesaikan masa isiolasinya. "Total ada 25 kk atau sekitar 87 orang yang sudah selesai menjalani masa karantina. Hanya saja, mereka masih harus menunggu hasil rapid test yang kedua," jelas dia.

Sekadar diketahui, L masuk ke rumah sakit pada Senin (6/4/2020) karena mengalami gejala Covid. Padahal L sehari sebelumnya, Minggu (5/4/2020) mengikuti kegiatan bersama warga untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungannya. "Pada tanggal 5 April ada kerjabakti warga, penyemprotan disinfektan. L juga ikut kerjabakti. Setelah itu masuk rumah sakit," jelasnya.

Selama dirawat di rumah sakit, L pun ditangani dengan protokol Covid-19. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang keluar pada Selasa (14/4/2020) L dinyatakan positif Corona. Mendapatkan laporan tersebut, Gugus Tugas Covid-19 mulai tingkat kecamatan, desa hingga dusun menggelar rapat.

Hasilnya, mewajibkan warga yang selama 14 hari terakhir melakukan kontak langsung dengan pasien positif untuk segera melakukan karantina mandiri beserta keluarganya. Isolasi mandiri tersebut dilakukan oleh 25 KK dari sekitar 60 KK yang tinggal di komplek tersebut bersama L.

Terpisah, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo membenarkan L merupakan kasus ke 55 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. L, katanya terpapar virus setelah mendapatkan kunjungan tamu dari daerah terjangkit.

"Untuk perkembangan warga Perum Kanisius yang dikarantina, kami belum menerima laporan. Kami masih menunggu laporannya," kata Joko.

Berdasarkan data Tim Covid-19 Kabupaten Sleman hingga Jumat (24/4/2020), terdapat 39 kasus positif, 17 sembuh, 18 masih dirawat dan empat orang meninggal dunia. Adapun kasus PDP, 171 masih diproses, 155 orang dirawat dan 16 meninggal.