Prancis vs Swedia: Deschamps Waspada, Ini Prediksi Skor dan Line Up
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman melakukan rapid test kepada seluruh penghuni Shelter Asrama Haji Jogja. Hasilnya tak ada yang reaktif atau bergejala Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan rapid test tidak hanya dilakukan bagi 50 penghuni shelter baik yang masih di dalam maupun yang sudah pulang. Rapid test juga dilakukan bagi tenaga kesehatan (11 orang), security (6 orang) dan cleaning service (6 orang) di shelter tersebut.
"Semua hasilnya, negative/non reaktif. Termasuk juga tiga orang penghuni Rusun Gemawang 3 orang, status OTGPPAT setelah di rapid tes negative-non reaktif," kata Evie, Rabu (29/4/2020).
Berdasarkan laporan Penghuni Shelter Covid 19 Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang, Rabu (29/4/2020) total penghuni karantina saat ini berjumlah 31 orang. Mereka ditempatkan di Gedung Muzdalifah sebanyak 24 orang dan Gedung Madinah tujuh orang.
Adapun jumlah penghuni berdasarkan status ODP sebanyak 16 orang dan OTG PPAT sebanyak 15 orang. "Jumlah penghuni dijemput sebelum selesai masa karantina ada 12 orang dan penghuni yang selesai karantina 14 hari terdapat 10 orang," kata Evie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
BTS memecahkan rekor pendapatan tur bulanan tertinggi dalam sejarah Billboard Top Tours dengan pemasukan Rp2,08 triliun sepanjang Mei 2026.
Tombol dashboard mobil bisa cepat rusak akibat panas, debu, dan tumpahan cairan. Kenali penyebabnya agar terhindar dari biaya perbaikan mahal.
Kulonprogo menyiapkan 20 tangki air bersih dan armada distribusi untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino selama musim kemarau 2026.
MotoGP resmi bertahan di Sepang hingga 2031. Kontrak baru Malaysia memastikan balapan kelas dunia tetap hadir di Asia Tenggara.
Disdikpora Bantul menegaskan siswa baru boleh memakai seragam bekas kakak. Sekolah juga dilarang menjual atau mewajibkan pembelian seragam.