Jangan Salah Waktu! Begini Aturan Minum Teh agar Lebih Sehat
Minum teh pagi atau sore ternyata beda manfaat. Simak penjelasan ahli soal waktu terbaik minum teh untuk kesehatan dan tidur.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman melakukan rapid test kepada seluruh penghuni Shelter Asrama Haji Jogja. Hasilnya tak ada yang reaktif atau bergejala Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan rapid test tidak hanya dilakukan bagi 50 penghuni shelter baik yang masih di dalam maupun yang sudah pulang. Rapid test juga dilakukan bagi tenaga kesehatan (11 orang), security (6 orang) dan cleaning service (6 orang) di shelter tersebut.
"Semua hasilnya, negative/non reaktif. Termasuk juga tiga orang penghuni Rusun Gemawang 3 orang, status OTGPPAT setelah di rapid tes negative-non reaktif," kata Evie, Rabu (29/4/2020).
Berdasarkan laporan Penghuni Shelter Covid 19 Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang, Rabu (29/4/2020) total penghuni karantina saat ini berjumlah 31 orang. Mereka ditempatkan di Gedung Muzdalifah sebanyak 24 orang dan Gedung Madinah tujuh orang.
Adapun jumlah penghuni berdasarkan status ODP sebanyak 16 orang dan OTG PPAT sebanyak 15 orang. "Jumlah penghuni dijemput sebelum selesai masa karantina ada 12 orang dan penghuni yang selesai karantina 14 hari terdapat 10 orang," kata Evie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Minum teh pagi atau sore ternyata beda manfaat. Simak penjelasan ahli soal waktu terbaik minum teh untuk kesehatan dan tidur.
Istana membantah isu pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah menegaskan belum ada rencana pergantian Menkeu.
Terapi kanker kini makin presisi. Tes genetik dan teknologi NGS membantu dokter menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien kanker.
KPK mengungkap GST memakai rekening nomine untuk menampung uang hasil dugaan pemerasan pengurusan KITAS dan KITAP warga negara asing.
DPMPTSP Kota Jogja mempermudah pengurusan PBG melalui konsultasi online, layanan tatap muka, dan Bazar Reaksi Cepat PBG.
Menag Nasaruddin Umar mendorong penguatan ekosistem halal di Yogyakarta yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan ekonomi menuju peradaban global.