Mau Masuk Gunungkidul Lewat Jalur Ponjong, 34 Kendaraan Asal Luar Daerah Disuruh Putar Balik

Pemeriksaan kesehatan pengendara sebagai antisipasi penyebaran Virus Corona. - Harian Jogja/Catur Dwi Jannati
29 April 2020 00:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Satlantas Polres Gunungkidul mencatat sejak penerapan posko cegatan pada Jumat (24/4/2020) hingga Selasa (28/4/2020), terdapat sebanyak 34 kendaraan dari luar wilayah DIY yang diminta putar balik ketika hendak memasuki wilayah Gunungkidul melalui Pospam Bedoyo, Ponjong.

Kaur Bin Ops (KBO) Lantas Polres Gunungkidul Iptu Kusnan Priyono mengungkapkan setiap harinya, petugas gabungan berhasil memeriksa hingga puluhan kendaraan yang diduga pemudik dengan jumlah penumpang hingga ratusan orang.

Dengan rincian, untuk hari pertama Jumat (24/4/2020) tak ditemukan satupun kendaraan pemudik yang kembali ke Gunungkidul dan diminta putar balik; hari kedua pada Sabtu (25/4/2020) ada 12 kendaraan; hari ketiga Minggu (26/4/2020) tak ditemukan; hari keempat Senin (27/4/2020) sebanyak 14 kendaraan.

"Untuk hari ini ada sebanyak 8 kendaraan yang diminta putar balik dengan rincian 2 motor, 4 mobil dan 2 bus travel," kata Kusnan kepada Harianjogja.com, Selasa (28/4/2020).

Sedangkan enam pos pencegatan lainnya, Kusnan mengungkapkan terpantau hanya dilewati oleh kendaraan warga lokal. "Untuk hari ini 6 pos pam lainnya nihil kendaraan yang disuruh putar balik, karena kendaraan yang melewati pos-pos tersebut masih kendaraan lokal," paparnya.

Sementara, Kepala Jaga Regu 2 Pospam Hargodumilah, Patuk, Aipda Gandung Suprapto menuturkan pemeriksaan kendaraan bermotor yang dilakukan petugas gabungan menyasar kendaraan yang ber plat luar DIY. Tak hanya kendaraannya, pemeriksaan juga menyasar barang bawaan pengemudi.

"Kami juga akan menanyakan maksud dan tujuan mereka, apakah dalam rangka mudik atau tidak," paparnya.

Ia mengungkapkan semua pengendara yang dicegat cukup kooperatif dengan pemeriksaan tersebut. "Pemudik terpantau minim, tapi kami terus berikan imbauan untuk menjalankan protokol pencegahan corona," paparnya.