DIY Tambah 1 Kasus Positif, 1 Pasien Sembuh & 5 PDP Meninggal Dunia

Foto ilustrasi: Sampel darah untuk pengujian virus corona. - REUTERS/Dado Ruvic
06 Mei 2020 17:52 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Jumlah kasus Covid-19 di DIY kembali mengalami pergeseran grafik pada kasus positif, pasien sembuh dan kematian pasien dalam pengawasan (PDP). Jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah satu kasus dan satu pasien positif dinyatakan sembuh. Selain itu dilaporkan pula ada lima PDP yang meninggal dunia.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan DIY kembali menambah satu kasus positif Covid-19 per Rabu (6/5/2020). Adapun penambahan pasien tersebut dengan kode Kasus 124 dengan identitas laki-laki usia 39 tahun warga Kota Jogja.

"Pada hari ini tanggal 6 Mei 2020, laporan hasil pemeriksaan laboratorium terkonfirmasi positif Covid 19 di DIY ada satu kasus. Sehingga jumlah kasus positif Covid di DIY menjadi 122 kasus," katanya Rabu (6/5).

Ia menambahkan berdasarkan kontak tracing, pasien Kasus 124 tersebut memiliki riwayat kontak dengan pasien di klaster Jemaah Tabligh Sleman. "Kasus 124 ini pernah mengikuti jamaah di lokasi Masjid klaster Tabligh Kabupaten Sleman," ucapnya.

Berty mengatakan DIY menambah angka kesembuhan satu kasus. Pasien Kasus 68, laki laki, 27 tahun warga Sleman dinyatakan sembuh setelah melalui proses hasil laboratorium negatif dua kali. "Sehingga jumlah pasien yang dinyatakan sembuh ada 53 orang," ujarnya.

Ia menyatakan ada lima PDP yang dilaporkan meninggal dunia, di mana empat di antaranya telah dilakukan swab dan menunggu hasil laboratorium dan satu di antaranya belum diambil swab. Lima PDP yang menunggu hasil laboratorium adalah seorang Laki laki usia 77 tahun warga Sleman memiliki riwayat sakit strok, seorang perempuan, 49 tahun warga Sleman memiliki riwayat sakit jantung. Dua PDP yang sudah diambil swab tetapi meninggal adalah perempuan, 63 tahun warga Kulonprogo memiliki riwayat sakit diabetes dan seorang perempuan, 68 tahun warga Kota Jogja memiliki riwayat sakit ginjal dan diabetes.

"Kemudian ada satu PDP belum diambil swab dilaporkan meninggal yaitu seorang pasien perempuan, 56 tahub warga Kota Jogja. Kalau yang sudah diswab jika sudah ada hasil, bila negatif masuk negatif, bila positif ditambahkan ke positif," jelasnya. (Sunartono)