Petugas Parkir YIA Meninggal Karena Kecelakaan Saat Mengecek Gerak Mencurigakan

Pekerja konstruksi mendokumentasikan pesawat Citilink dengan no penerbangan GQ-3361 dari Jakarta mendarat pada sesi Proving Flight PK-GQQ di Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, Rabu (02/05/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
06 Mei 2020 15:27 WIB Catur Dwi Janati Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Beberapa waktu lalu beredar video dan pesan berantai yang menyebutkan seorang pekerja bandara meninggal dunia di Yogyakarta International Airport (YIA). Simpang siur berita pun akhirnya terjawab oleh pernyataan Kepala Polsek Temon, Kompol Riyono.

Kompol Riyono menjelaskan kronologi kejadian bermula saat korban Rifky Atdiyanto usia 23 tahun warga Kalasan, Sleman bertugas di YIA pada Sabtu (2/5/2020). "Korban yang saat itu tengah melakukan pengecekan di area Parkir Lantai 3 YIA," jelas Riyono pada Selasa (5/5/2020).

Dalam pengecekan di lokasi tersebut korban mengendarai sebuah sepeda motor.

Sekitar pukul 19.55 WIB rekan yang bersangkutan mencoba menghubungi korban melalui pesan singkat WhatsApp dan Handy Talky, namun korban tidak merespon.

Tak kunjung mendapat kabar, rekan korban pun mencari korban di lokasi kejadian. Saat tiba di lokasi korban sudah terjatuh dengan kondisi motor masih menyala.

Dijelaskan oleh Kompol Riyono, korban terjatuh karena terjerat seutas tali yang ada di lantai tersebut. Tali tersebut menjerat bagian depan motor korban sehingga akhirnya korban terjatuh. Penerangan yang minim di lantai tersebut diduga menyebabkan korban tidak mengetahui adanya tali tersebut.

"Dikarenakan situasi Covid-19, maka penerangan bandara memang dikurangi," jelasnya. Setidaknya sebanyak tiga saksi telah dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.

Sementara itu Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan korban melakukan pengecekan di Gedung Parkir karena melihat gerak-gerik orang yang mencurigakan di lokasi tersebut. Korban yang mengecek mengendarai sepeda motor diduga menabrak tali pembatas jalur kendaraan roda empat. "Saat korban yang saat itu tidak mengenakan helm," kata Pandu.

Pandu menuturkan korban ditemukan teman-temannya pada pukul 19.55 WIB dengan kondisi tengkurap dengan kepala terbentur lantai. Mendapati hal demikian petugas Aviation Security dan Airport Fire Fighting & Rescue segera membawa korban ke Rumah Sakit Rizky Amalia, Kapanewon Temon.

Pandu mengatakan karena kondisi korban kurang baik, akhirnya korban dirujuk di Rumah Sakit Mitral Sehat, Gamping. "Korban meninggal dunia di rumah sakit tersebut pukul 01.35 WIB," jelasnya

Menanggapi berita simpang siur yang beredar, Pandu menjelaskan kejadian ini merupakan murni kecelakaan tunggal saat bertugas. Pandu juga menambahkan bahwa korban meninggal di rumah sakit, bukan di lokasi kejadian. Dia mengatakan kondisi Gedung Parkir memang masih menyisakan beberapa sisa material konstruksi pasir. "Oleh karenanya untuk keamanan bersama parkir kendaraan kami taruh di Lantai 1," jelasnya.

Atas kejadian ini, Pandu mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan evakuasi internal dan mengimbau para petugas menggunakan alat pelidung diri serta menaati aturan yang berlaku. Selain itu PT. Angkasa Pura I Bandara Internasional Yogyakarta akan memberikan santunan kepada keluarga almarhum yang meninggal karena kecelakaan saat bertugas.