Ruang Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Kulonprogo Sudah Penuh

Ilustrasi. - Antarafoto/Aswaddy Hamid
07 Mei 2020 20:37 WIB Catur Dwi Janati Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Bertambahnya pasien positif Covid-19 maupuan pasien dalam pengawasan (PDP) menyebabkan ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kulonprogo kini mulai penuh.

Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kulonprogo pada Kamis (7/5/2020) kembali bertambah setelah beberapa hari lalu sempat tidak ada penambahan. Penambahan ini membuat jumlah kasus positif Covid-19 di Kulonprogo naik menjadi enam orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan penambahan kasus positif Kulonprogo keenam ini (KP-6) merupakan perempuan berusia 50 tahun asal Kapanewon Samigaluh. "Diduga tertular oleh tamu yang datang dari zona merah pada pertengahan Maret," jelasnya pada Kamis (7/5/2020).

Karena kondisi ruang isolasi di RSUD Wates dan RS Nyi Ageng Serang telah penuh maka pasien KP-6 selanjutnya dirujuk ke RSPAU Hardjolukito Yogyakarta. Sementara keluarga dari pasien KP-6 langsung menjalani Rapid Diagnostic Test (RDT) dengan hasil non-reaktif.

Selain itu Baning menjelaskan bahwa jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal bertambah satu orang. Sehingga sampai saat ini total delapan PDP Kulonprogo telah meninggal dunia. "Satu PDP yang meninggal merupakan warga asal Kapanewon Wates yang sebelumnya dirawat di RSUP Sardjito dinyatakan meninggal pada Selasa (5/5/2020)," jelasnya.

Dia menambahkan PDP yang meninggal tersebut masih menunggu hasil laboratorium. Sementara itu PDP yang meninggal sebelumnya (PDP meninggal ketujuh) di Kulonprogo dalam hasil Swab menunjukkan hasil negatif Covid-19.

Kondisi ruang isolasi di RSUD Wates saat ini telah penuh. Baning menuturkan sebanyak 10 orang dirawat di RSUD Wates. Adapun rinciannya yakni empat orang positif Covid-19 sementara enam orang lainnya merupakan pasien PDP dan pasien yang dinyatakan reaktif melalui RDT masih menunggu hasil swab.

Sementara itu ruang isolasi RS Nyi Ageng Serang juga merawat telah penuh karena merawat tiga orang PDP yang berasal dari Kapanewon Girimulyo dan Kapanewon Lendah.