Makam Dibongkar, Warga Dukun Magelang ternyata Korban Pembunuhan
Nuryanto baru menyadari bahwa perhiasan emas 15 gram dan uang tunai Rp30 juta yang ada di lemari kamarnya hilang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Dua wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan akan turun hujan, pada hari ini, Jumat (8/5/2020).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan di antara lima wilayah di DIY yakni Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul, hanya Sleman dan Gunungkidul yang diperkirakan hujan.
Rinciannya, Sleman diperkirakan pagi cerah berawan, siang hujan sedang, malam hingga dini hari berawan.
Gunungkidul diperkirakan pagi cerah berawan, siang hujan ringan, malam hingga dini hari berawan.
Kota Jogja diperkirakan pagi cerah berawan, sedangkan siang, malam hingga dini hari berawan.
Bantul diperkirakan pagi hingga siang cerah berawan, malam hingga dini hari berawan.
Kulonprogo diperkirakan pagi, siang hingga malam cerah berawan dan dini hari berawan.
Suhu udara diperkirakan 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 90%.
BMKG memberikan peringatan dini potensi tingginya gelombang di perairan selatan DIY yakni 2,5 hingga 3,5 meter, angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nuryanto baru menyadari bahwa perhiasan emas 15 gram dan uang tunai Rp30 juta yang ada di lemari kamarnya hilang.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
BI mencatat transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar pada semester I 2026 dengan nilai Rp600,69 triliun dan tumbuh lebih dari 100 persen.
DPR mengingatkan tenaga kesehatan menjaga etika bermedia sosial setelah komentar terhadap pasien BPJS viral. Pelanggaran diminta ditindak sesuai atur
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah