Advertisement
Soal Pembelajaran Jarak Jauh, Disdik Sleman: Setiap Mata Pelajaran harus Dievaluasi
Pelajar mengerjakan tugas sekolah yang diberikan guru secara online di rumahnya Muntung, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020). - Antara/Anis Efizudin
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sleman menilai pembelajaran jarak jauh harus terus dievaluasi. Dengan begitu bisa diketahui progres setiap kegiatan tersebut.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Sleman Arif Haryono mengatakan setiap mata pelajaran yang sudah diberikan kepada siswa nantinya akan dievaluasi di tingkat berikutnya. "Misalnya IPA maupun IPS di SD, bagaimana siswa belajar kedua mata pelajaran tersebut ketika masa pembelajaran jarak jauh diterapkan, kemudian apakah hasilnya memenuhi target kurikulum atau tidak? jika tidak akan dilaksanakan upaya evaluasi di kelas selanjutnya," ujar dia, Senin (11/5/2020).
Advertisement
Dia menilai situasi pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran tatap muka di kelas tentunya tidak bisa disamakan. Hasil pembelajaran jarak jauh dengan mekanisme daring tentunya tidak akan menghasilkan output yang sama jika dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka antara siswa dan guru di kelas.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPJS Ketenagakerjaan DIY Salurkan Klaim Rp1,19 Triliun Sepanjang 2025
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Tolak Dapur MBG Banguntapan, Pemkab Bantul Buka Suara
- Stok Beras Kota Jogja Surplus Jelang Idulfitri
- Pemda DIY Usulkan KA Bandara YIA Sampai Stasiun Maguwo, Ini Tujuannya
- Kemenperin Dorong IKM Kerajinan DIY Tembus Pasar Global Melalui PDIN
- Ini Golongan Kendaraan yang Bisa Melewati Ruas Tol Purwomartani Jogja
Advertisement
Advertisement






