Subardi Serahkan Bantuan untuk Kampung Kelahirannya

Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem, Subardi menyerahkan bantuan sembako kepada warga di kampung kelahirannya di Seyegan Sleman, Senin (11/5/2020). - Ist
12 Mei 2020 13:07 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Lebih dari 100 warga dusun Seyegan, desa Margokaton, kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman mendapat bantuan bahan pangan dari Anggota Komisi VI DPR F-Nasdem, Subardi (11/5/2020). Ia menyerahkan bantuan berupa beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan dan minuman kemasan kepada perwakilan warga.

Dusun Sayegan merupakan kampung kelahiran politisi berusia 68 tahun tersebut. Subardi tergerak untuk meringankan beban hidup masyarakat yang saat ini terpukul akibat wabah korona.

"Sebagian besar dari mereka adalah pekerja informal yang bergantung pada pendapatan harian. Bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral saya serta wujud konsistensi saya dalam gerakan politik kemanusiaan. Setidaknya kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (12/5/2020). 

Pemberian bantuan akan terus disalurkan selama masa pandemi. Ia menyiapkan lebih dari 7.000 paket sembako yang akan dibagi di lima kabupaten kota se-DIY. Bantuan bahan pangan ini sekaligus memberdayakan pelaku ekonomi kerakyatan. Pasalnya seluruh bahan pangan dibeli dari kelompok Usaha Kecil Menengah maupun pedagang kecil yang kehilangan pendapatannya sejak wabah Covid-19 meluas.

Mekanisme bantuan dilakukan merata dan berkesinambungan. Mereka yang sudah menerima bantuan dimungkinkan menerima kembali, terutama yang kondisinya darurat dan memprihatinkan.

Subardi yakin kelancaran bantuan bahan pangan dapat mengurangi krisis kebutuhan dasar di tengah pembatasan sosial. Ia menyadari banyak warga yang belum menerima bantuan apapun karena memang tidak terdata. Atau, saat pendataan dimungkinkan terdapat warga yang tertinggal atau tercecer.

"Sejak wabah Corona menyebar luas, angka kemiskinan bertambah dan datanya belum diperbarui. Saya harap strategi bantuan ini mencegah kepanikan sosial," ujarnya. *