47 Warga Kota Jogja Ikut Rapid Tes karena Berkunjung ke Indogrosir, 4 Dinyatakan Reaktif

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
14 Mei 2020 08:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menuturkan pada hari kedua rapid tes klaster Indogrosir, Rabu (13/5/2020) sebanyak 47 orang menjalani tes dan empat di antaranya dinyatakan reaktif.

"Dari 343 pendaftar, totalnya selama dua hari ini sudah ada 232 orang yang melakukan rapid tes. Hasil reaktif rapid total ada enam orang, dua orang KTP Kota Jogja tapi domisili di Sleman," ungkapnya, Rabu.

Kepada enam warga yang reaktif rapid ini pihaknya belum melakukan tracing lantaran masih menunggu hasil uji swab. Kendati demikian, keenam orang ini menjalani isolasi mandiri beserta keluarganya. "Dua yang reaktif kemarin sekarang sudah diswab dan menunggu hasilnya lima hari," katanya.

Untuk warga lainnya yang merasa datang ke Indogrosir tapi belum melakukan pendaftaran online untuk rapid tes, ia tetap menganjurkan untuk datang ke puskesmas. "Akan dilakukan rapid tes setelah yang daftar online selesai," ungkpanya.

Pada Rabu, DIY kembali mencatatkan angka cukup tinggi dalam penambahan kasus positif Covid-19. Dari total tambahan 12 kasus per Rabu, sebanyak 10 orang pasien di antaranya termasuk klaster Indogrosir. Klaster ini tidak hanya menular kepada karyawan dan pengunjung namun juga anggota keluarga dari karyawan Indogrosir.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan adanya tambahan 12 kasus positif sehingga jumlah total menjadi 181 kasus di DIY per Rabu.

Adapun jumlah kasus positif covid 19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 5 orang, sehingga jumlah kasus sembuh menjadi sebanyak 68 kasus.