Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Warga sekitar Dusun Ngablak, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, riuh dengan penemuan bayi kembar perempuan yang sudah meninggal dunia di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Minggu (17/5/2020). Orok yang masih terlilit tali pusar itu diduga dilahirkan kurang dari enam jam sejak ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB.
Juru bicara warga sekitar TPST Piyungan, Maryono, mengatakan bayi kembar perempuan itu pertama kali ditemukan oleh salah satu pemulung bernama Tumiyem, 45. Saat itu Tumiyem sedang mengais sampah dari tumpukan sampah yang baru saja dibongkar dari salah satu truk sampah.
Awalnya Tumiyem melihat kepala bayi, kemudian lari ketakutan dan meminta bantuan pemulung lainnya. Pemulung lainnya bersama warga sekitar berdatangan, “Saat akan diangkut dari tumpukan sampah, ternyata ada dua bayi, kembar. Perempuan berdampingan,” kata Maryono.
Bayi itu ditemukan tepat di dermaga bagian atas atau lokasi bongkar muat sampah. Saat ditemukan, kedua bayi tak dibungkus apapun, dan menjadi satu dengan tumpukan sampah yang dibawa truk.
Warga langsung menghubungi kepolisian dan puskesmas setempat. Mereka tidak mengetahui siapa yang membuang bayi itu.
Kanit Reskrim Polsek Piyungan Iptu Wahyu Tri Wibowo mengatakan dua bayi itu dilahirkan dalam keadaan cukup usia dengan berat badan masing-masing sekitar 2,7 sentimeter dan panjang sekitar 47 sentimeter.
“Bayi dilahirkan kurang dari enam jam sebelum dibuang. Kondisi jasad belum kaku,” kata Wahyu.
“Di Bagian hidung terdapat luka, kemungkinan luka saat dilahirkan.”
Polisi masih menyelidiki pelaku yang tega membuang bayi kembar tersebut.
“Keterangan sementara yang diperoleh polisi, bayi kembar itu ditemukan dari tumpukan sampah yang dibongkar dari dump truck dari wilayah Kota Jogja,” ujar Iptu Wahyu.
Saat ini bayi kembar itu sudah dimakamkan oleh warga di pemakaman sekitar Dusun Ngablak, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.