Bupati Sleman Minta Desa Tempelkan Data Penerima Bansos di Balai Desa

Bupati Sleman, Sri Purnomo saat memberi keterangan kepada wartawan usai penutupan operasi SAR di Posko Induk Dukuh, Turi, Sleman, Minggu (23/2/2020). - Suara/Muhammad Ilham Baktora
17 Mei 2020 23:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk wilayah Sleman mulai disalurkan. Sebagai bentuk transparansi, seluruh data penerima BLT DD diminta untuk ditampilkan di masing-masing desa.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengapresiasi jajaran Dinas/instansi kecamatan dan desa yang telah berkoordinasi untuk memverifikasi dan mencocokan data sehingga BLT DD dapat disalurkan. Dia berharap bantuan yang diberima bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Aparat telah berupaya menyeleksi warga dan apabila ada belum yang terkafer BLT ini Dinas Sosial juga sudah siapkan dana, sehingga warga yang kurang mampu dapat menerima BLT," kata Sri saat meninjau pelaksanaan distribusi BLT DD di Balai Desa Lumbungrejo, Tempel, Sabtu (16/5/2020).

Peninjauan dilakukan Bupati Sleman Sri Purnomo beserta Ketua DPRD Sleman Haris Sugiarta, Pimpinan Cabang BPD Sleman Efendi Sutopo Yuwono, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo dan Wakil Ketua DPRD Sleman Arif Kurniawan serta Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman.

Untuk desa Lumbungrejo pagu DD sebesar Rp1,21 miliar, calon penerima BLT DD terkoreksi dari 149 KK menjadi 123 KK. Adapun BLT-DD yang disalurkan Rp221,4 juta. Sementara untuk Desa Sendangrejo Pagu DD Rp1,2 miliar, calon penerima terkoresksi dari 229 KK menjadi 153 KK dengan BLT DD sebesar Rp275,4 juta.

"Koreksi terjadi setelah dilakukan pencocokan data apakah penerima tidak termasuk dalam peneriman bantuan lainnya," kata Sri.