Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pasca-diresmikan untuk karantina massal pada Kamis (21/5/2020), Wisma Wanagama di Desa Banaran Playen mulai dipergunakan. Total hingga Jumat (22/5/2020) sudah ada 14 warga yang dikarantina.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, Wisama Wanagama sudah mulai diisi oleh warga yang reaktif rapid test corona. Isolasi massal dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk penyebaran penyakit yang lebih luas. “Karantina sempat menggunakan RSUD Saptosari, tapi sekarang dipusatkan di Wisma Wanagama,” kata Dewi kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).
Menurut dia, belasan warga yang dikarantina bisa menjalani kehidupan seperti biasa di wisma. Selain itu, petugas medis juga telah melakukan tes swab guna memastikan apakah terpapar Covid-19 atau tidak. “Tes cepat bukan menjadi acuan utama, karena untuk kepastian positif atau tidak harus dilakukan swab,” katanya.
Dewi mengungkapkan, karantina massal dilakukan karena tidak semua warga reaktif dapat menjalani isolasi mandiri. Oleh karenanya, pemkab menyediakan faslilitas agar proses karantina bisa berjalan dengan baik.
Disinggung mengenai jumlah kasus Corona, Dewi mengakui pada Jumat siang ada tambahan satu kasus sehingga total ada 35 pasien positif di Gunungkidul. Meski demikian, dari jumlah itu sudah ada 25 pasien dinyatakan sembuh, sedangkan sisanya sembilan pasien masih dalam masa perawatan. “Ada satu pasien positif yang dinyatakan meninggal dunia,” imbuhnya.
Kepala PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, pihaknya ikut berpartisipasi dalam proses karantina massal di Wisma Wanagama. Menurut dia, relawan PMI bertugas antar jemput warga yang dikarantina. “Ini termasuk saat pengambilan swab di rumah sakit, kami juga mengantarnya,” kata Iswandoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Basarnas memastikan Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa. Sebanyak 129 orang masih dalam proses pencarian.
Puluhan siswa di dua sekolah Temon mengalami mual dan muntah usai menyantap MBG. Dinkes Kulonprogo mengirim sampel makanan ke laboratorium.
Lebih dari 50% penghuni Rusunawa Jogja merupakan keluarga muda MBR. Tarif sewa mulai Rp215.000 per bulan.
FAO menyebut gangguan pelayaran Selat Hormuz memicu kelangkaan pupuk global, menaikkan harga energi dan mengancam produksi pangan.
Kejagung melelang 436.283,08 ton batu bara terkait perkara Samin Tan dengan nilai limit Rp178,8 miliar.